Jalan Gombel Lama Bakal ‘Lumpuh Total’! Akses Ditutup, Warga Semarang Siap-Siap Putar Arah?

POV: Tanjakan Gombel Semarang (dok istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar yang bikin pengguna jalan auto kaget! Jalan Gombel Lama, salah satu jalur vital di Semarang, bakal ditutup total mulai sekitar 20 April 2026.

Penutupan ini bukan tanpa alasan—proyek perbaikan besar-besaran siap digelar, dan dampaknya bakal terasa ke mana-mana!

Selama proyek berlangsung, arus kendaraan menuju Semarang bakal dialihkan ke Jalan Gombel Baru yang akan difungsikan dua arah.

Sementara itu, kendaraan berat diminta minggir dulu dari jalur ini dan dialihkan lewat tol biar nggak bikin kemacetan makin brutal.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jateng-DIY, Alfan Noor Rizal, membocorkan bahwa proyek ini bukan sekadar tambal sulam biasa.

Gombel Lama bakal dibongkar total demi mengatasi masalah klasik: jalan ambles, retak, hingga kerusakan parah yang terus berulang.

“Ini bukan perbaikan biasa. Kita rekonstruksi sepanjang 1,27 kilometer. Struktur tanah di Gombel itu labil, jadi penanganannya harus total,” tegas Alfan, dilansir Kompas.com.

Nggak main-main, proyek ini bakal pakai teknologi bore pile sedalam 28 meter ditambah mini pile—langkah ekstrem demi memastikan jalan nggak lagi ‘amblas’ di masa depan.

Dua Titik Rawan Longsor Jadi Sorotan

Ada dua titik kritis yang jadi perhatian utama, masing-masing sepanjang 18 meter dan 5 meter. Di sinilah kerusakan paling parah terjadi akibat pergerakan tanah.

Dengan lebar jalan tetap 10,5 meter dan lapisan aspal berlapis, proyek ini ditargetkan bikin Gombel Lama lebih kuat dan tahan lama. Tapi khusus titik longsor, bakal ada penanganan ekstra serius.

Untuk memperbaiki Gombel Lama saja, anggaran yang digelontorkan tembus Rp17,5 miliar. Sementara total proyek preservasi ruas Semarang–Sruwen mencapai Rp181 miliar!

Durasi pengerjaan? Siap-siap—sekitar 7 bulan! Artinya, penutupan total ini bakal berlangsung cukup lama dan berpotensi bikin pola lalu lintas berubah drastis.

Kendaraan Berat Wajib Lewat Tol

Buat truk dan kendaraan besar, disarankan masuk Tol Banyumanik dan keluar di Jatingaleh atau Jangli. Meski masih imbauan, langkah ini penting buat menghindari penumpukan kendaraan di jalur alternatif.

Isu liar soal proyek ini terkait pembangunan mall langsung ditepis. Alfan memastikan, perbaikan ini murni karena kondisi jalan yang sudah kritis.

“Tidak ada hubungannya dengan mall. Mau ada atau tidak, jalan ini memang harus diperbaiki,” tandasnya.

Penutupan Jalan Gombel Lama bukan sekadar proyek biasa—ini adalah operasi besar untuk menyelamatkan jalur rawan ‘ambruk’.

Buat kamu yang biasa melintas, siap-siap cari jalur alternatif dan atur waktu perjalanan dari sekarang, ya!?(Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like