SUARAMUDA.NET, SIDOARJO — Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) adalah permusyawaratan tertinggi di tingkat MWC NU dan digelar rutin setiap lima tahunan.
Konferensi ini bertujuan untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus lama, melaksakan re-organisasi yaitu memilih rais syuriah serta ketua tanfidziyah baru.
Tujuannya, memperkuat kemandirian organisasi, kaderisasi, dan layanan umat, serta merancang program kerja pasca terpilihnya pengurus MWC NU yang baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam hal konfrensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Balongbendo yang akan dilaksanakan pada Mei 2026 mendatang, Mohammad Furkon, S.H.,M.H. salah seorang kader NU Balongbendo yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) MWCNU Balongbendo Priode 2021-2026.
Ia yang juga sekaligus Pengurus Asosiasi Pemuda NU Balongbendo berharap melalui konferensi ini bisa menghasilkan pemimpin yang baik yang dapat mengembalikan marwah Kyai dan Ulama di Balongbendo.
Ia juga berharap, ke depan bisa memiliki program-program yang bisa memberikan manfaat bagi ummat, bukan untuk diri sendiri , golongan tertentu dan elit politik.
Lebih lanjut, Gus Fur (sapaan akrabnya) mengingatkan kepada para pengurus NU mulai tingkat ranting hingga MWC, apabila berkhidmah di NU hatinya harus ditata dengan baik.
“Pilihlah pemimpin yang mau memimpin NU dan adanya komitmen ikhlas lahir batin untuk menghidupkan amaliyah NU, bukan mencari penghidupan melalui NU. Saya ucapkan selamat menyongsong Konfrensi ke XII MWCNU Balongbendo” ucapnya saat ditemui awak media. (Red)













Komentar