Dirudal AS–Israel, Pemimpin Tertinggi Baru Iran Dikabarkan Terluka: Faktanya Begini

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Jagat maya sempat heboh setelah beredar kabar bahwa Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, mengalami luka serius akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan itu juga dilaporkan menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Namun kabar tersebut langsung dibantah oleh pihak lingkaran kekuasaan Iran. Putra Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Yousef Pezeshkian, menegaskan bahwa kondisi Mojtaba saat ini masih aman.

Menurutnya, ia telah mengecek langsung informasi tersebut kepada sejumlah pihak yang memiliki akses ke lingkungan dalam pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendengar kabar bahwa Tuan Mojtaba Khamenei terluka. Saya sudah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi, dan mereka mengatakan bahwa, alhamdulillah, beliau dalam keadaan aman dan sehat,” tulis Yousef Pezeshkian melalui kanal Telegram resminya, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga :  Prabowo Datang, Tapi Putin dan Xi Jinping Absen di Pertemuan BRICS, Kenapa tuh?

Meski demikian, pernyataan resmi itu belum sepenuhnya meredam spekulasi. Media pemerintah Iran justru sempat menyebut Mojtaba sebagai “veteran perang Ramadan yang terluka”, tanpa menjelaskan secara detail luka yang dimaksud.

Sementara itu, sejumlah media Barat mengungkap informasi yang lebih spesifik. Laporan intelijen yang dikutip The New York Times menyebut Mojtaba diduga terkena dampak ledakan pada hari pertama serangan udara, ketika ia berada di lokasi yang sama dengan ayahnya.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Mojtaba mengalami luka pada bagian kaki saat serangan udara menghantam posisi mereka pada 28 Februari—hari yang sama ketika Ali Khamenei dilaporkan tewas.

Konflik yang memicu serangan ini sendiri merupakan bagian dari eskalasi panjang antara Iran di satu sisi dan poros Amerika Serikat–Israel di sisi lain. Ketegangan meningkat tajam akibat isu program nuklir Teheran serta aktivitas kelompok milisi yang bersekutu dengan Iran di Timur Tengah.

Baca Juga :  Pemimpin Muslim Rusia Berbagi Pengalaman Hidup Rukun di World Peace Forum 2025 Jakarta

Setelah serangkaian serangan balasan melalui proksi regional, AS dan Israel akhirnya melancarkan operasi militer langsung ke wilayah Iran dengan target utama melumpuhkan struktur komando tertinggi negara tersebut.

Kini situasinya telah berkembang menjadi perang terbuka yang berpotensi mengguncang stabilitas kawasan hingga pasar energi global. Serangan yang menargetkan figur penting seperti keluarga Khamenei juga dinilai sebagai upaya untuk menciptakan kekosongan kepemimpinan di Iran.

Di sisi lain, pemerintah Teheran menegaskan tidak akan mundur dan berjanji akan terus melawan apa yang mereka sebut sebagai agresi Barat. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru