Putin Kutuk Serangan ke Khamenei, Sebut Pelanggaran Brutal Hukum Internasional

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan mengecam keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei beserta keluarganya.

Dilansir dari life.ru (1/3/2026), Putin menyebut serangan itu sebagai kejahatan yang dilakukan dengan tingkat sinisme tinggi dan sebagai pelanggaran mencolok bukan hanya terhadap hukum internasional, tetapi juga terhadap nilai dasar moralitas manusia.

Menurut Putin, kondisi dan cara tewasnya pemimpin tertinggi Republik Islam Iran menunjukkan pengabaian total terhadap norma dan aturan internasional oleh para pelaku dan perencana serangan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, tindakan ini merupakan tantangan terbuka terhadap tatanan hukum dunia.

Dalam pesannya, Putin mengatakan bahwa di Rusia, Ayatollah Khamenei akan selalu dikenang sebagai negarawan besar yang memberikan kontribusi pribadi yang sangat besar dalam pengembangan hubungan persahabatan Rusia–Iran dan mengangkatnya ke tingkat kemitraan strategis yang komprehensif.

Baca Juga :  Pengamat Politik Internasional Unwahas Andi Purwono: Serangan AS-Israel adalah Bukti Unilateralisme

Hubungan Rusia dan Iran selama ini dikenal dekat dan bersifat strategis, mencakup kerja sama di bidang ekonomi, energi, pertahanan, serta koordinasi di berbagai forum internasional.

Pada April 2025, kedua negara menandatangani perjanjian kemitraan strategis menyeluruh yang semakin memperkuat hubungan bilateral.

Putin telah beberapa kali bertemu langsung dengan Ayatollah Khamenei, antara lain pada November 2015 di Teheran, kemudian pada 2017–2018 di sela berbagai forum internasional, serta pada September 2024 dalam rangka penguatan lebih lanjut hubungan kedua negara.

Baca Juga :  Ikuti Pelatihan Bersama Rosatom dan IAEA, Peneliti BRIN Kunjungi PLTN Kalininskaya Rusia

Otoritas Iran sebelumnya telah resmi mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei. Ia dilaporkan tewas akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kediamannya.

Militer disebut menunggu saat ketika Khamenei dan para penasihat utamanya berada di istana sebelum menjatuhkan sekitar 30 bom udara ke kompleks tersebut.

Sebagai respons nasional, Iran menetapkan masa berkabung selama 40 hari, sementara negara tetangga Irak mengumumkan tiga hari berkabung.

Peristiwa ini memicu demonstrasi dan aksi massa besar di berbagai kota Iran, sementara reaksi pemimpin dunia terhadap operasi militer Amerika Serikat dan Israel tersebut menjadi fokus sorotan media internasional. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata
Ketika Sepak Bola Bukan Lagi Prioritas: Kenangan Sesungguhnya dari Piala Dunia 2026
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia
Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?
Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik
Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik
Menperin RI Gelar Rangkaian Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tatarstan
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 23:34 WIB

Indonesia Tegaskan Dukungan Total untuk Palestina, Rekonstruksi Gaza Jadi Komitmen Nyata

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:58 WIB

Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:37 WIB

Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik

Berita Terbaru

LINTAS AKADEMIKA

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Senin, 27 Jul 2026 - 22:27 WIB