Jawa Tengah Alami Deflasi 0,35% pada Januari 2026, Kok Bisa?

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi: Pinterest.com)

(Ilustrasi: Pinterest.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Provinsi Jawa Tengah mengawali tahun 2026 dengan fenomena deflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2026 mengalami penurunan sebesar 0,35 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Angka ini berbanding terbalik dengan kondisi Desember 2025 lalu, di mana Jawa Tengah justru mencatat inflasi sebesar 0,50 persen.

Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Tengah, Wisnu Nurdiyanto, menjelaskan bahwa nilai deflasi Januari 2026 untuk indikator mtm dan year to date (ytd) tercatat sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Januari ini, nilai mtm dan ytd sama karena sama-sama dibandingkan dengan bulan Desember 2025,” jelas Wisnu dalam konferensi pers, Senin (2/2/2026).

Baca Juga :  Wujudkan Transportasi Publik Rendah Karbon, Pemprovsu - FCDO Gelar Pelatihan Modeling Emisi

Makanan dan Minuman Jadi Penyumbang Terbesar

Menurut Wisnu, deflasi Jawa Tengah pada Januari 2026 terutama dipicu oleh penurunan harga pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, dengan kontribusi deflasi sebesar 0,35 persen.

Selain itu, deflasi juga dipengaruhi oleh kelompok transportasi sebesar 0,02 persen serta kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen.

“Penyumbang terbesar deflasi secara bulanan berasal dari kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, terutama akibat turunnya harga cabai merah,” ujar Wisnu.

Lima Komoditas Pemicu Deflasi

Secara lebih rinci, BPS mencatat ada lima komoditas utama yang memberikan andil besar terhadap deflasi Jawa Tengah pada Januari 2026, yaitu:

  • Cabai merah: andil deflasi 0,14%
  • Bawang merah: 0,10%
  • Daging ayam ras: 0,09%
  • Cabai rawit: 0,08%
  • Telur ayam ras: 0,05%
Baca Juga :  Program Penghijauan Desa Bersama KKN SETIA Walisembilan Semarang

Turunnya harga komoditas pangan tersebut menjadi faktor dominan yang menekan laju harga di awal tahun.

Apa Itu Deflasi?

Sebagai informasi, deflasi merupakan kondisi penurunan harga barang dan jasa secara umum di suatu wilayah. Fenomena ini biasanya terjadi ketika daya beli masyarakat melemah atau jumlah uang yang beredar di masyarakat menurun.

Beberapa faktor yang dapat memicu deflasi antara lain:

  • Masyarakat cenderung menahan uang dan menyimpannya di bank
  • Permintaan barang menurun sementara produksi tetap tinggi
  • Perubahan pola konsumsi masyarakat
  • Perlambatan ekonomi yang berdampak pada penurunan pendapatan

Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas ekonomi melambat dan harga-harga terkoreksi ke bawah. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB