Wujudkan Transportasi Publik Rendah Karbon, Pemprovsu – FCDO Gelar Pelatihan Modeling Emisi

- Penulis

Kamis, 23 Januari 2025 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama konsorsium internasional mengadakan Lokakarya dan Pelatihan Inventarisasi Emisi melalui program UK PACT Future Cities.

Acara yang berlangsung selama dua hari, 22-23 Januari 2025, di Le Polonia Hotel Medan, ini bertujuan mempercepat transisi menuju transportasi rendah karbon di kawasan Mebidang.

Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, yang mewakili Pj Sekda Sumut, mengapresiasi dukungan Pemerintah Inggris melalui program ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja sama dengan Kerajaan Inggris, melalui Konsorsium University of York dan mitra lainnya, sangat membantu kami membangun sistem transportasi rendah karbon yang berkelanjutan,” ujar Agustinus.

Acara ini diikuti oleh berbagai pihak, termasuk University of York, Stockholm Environment Institute (SEI), Pustral UGM, Clean Air Asia, dan UNEP.

Peserta dilatih menggunakan Road Transport Decarbonisation Pathways Tools (RTDP Tools), sebuah alat untuk memodelkan strategi dekarbonisasi transportasi dan merancang kebijakan prioritas jangka pendek hingga menengah.

Baca Juga :  Pelita Air Buka Rute Medan-Jakarta, Kadishub Agustinus: Peluang Besar Bagi Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata di Sumut

Perwakilan UK Pact, Gary Hag, menyoroti tantangan utama transportasi di Medan, seperti ketergantungan tinggi pada sepeda motor, kemacetan, polusi udara, serta minimnya infrastruktur untuk pejalan kaki dan pesepeda.

“Orang sering menggunakan sepeda motor bahkan untuk jarak kurang dari 10 kilometer. Sementara itu, trotoar yang tidak aman dan angkutan umum yang belum dapat diandalkan menjadi hambatan besar, terutama bagi masyarakat marjinal,” jelasnya.

Gary menambahkan, UK Pact mendukung pembangunan infrastruktur inklusif, seperti jalur sepeda, trotoar aman, dan transportasi umum yang terintegrasi.

“Kami ingin mendorong kebiasaan baru: berjalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi publik yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Direktur Clean Air Asia, Ririn Radiawati Kusuma, memaparkan inisiatif lain, seperti uji coba tactical urbanism di Terminal Ikan Paus Binjai dan pelatihan keselamatan jalan bagi sopir bus.

Baca Juga :  Berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani Kedaton, Tim Pusaka Toga LSiS UGM Manfaatkan Minyak 'Jelantah' Jadi Lilin Aromaterapi

Selain itu, timnya telah mengembangkan alat penghitungan emisi karbon berbasis Excel yang dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan transportasi rendah karbon.

“Kami berharap alat ini dapat menjadi rekomendasi untuk pemerintah dalam merancang kebijakan jangka pendek dan panjang yang berdampak besar tetapi tetap efisien,” kata Ririn.

Acara ini juga mempresentasikan Prioritisation Framework, panduan untuk memetakan langkah strategis yang realistis dan berpotensi tinggi, sehingga kebijakan yang diterapkan dapat direplikasi di kota lain di Indonesia.

Program ini dijadwalkan selesai pada Maret 2025, dengan beberapa agenda lanjutan, termasuk pelatihan pembiayaan hijau dan mobilitas aktif pada Februari mendatang.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang untuk mempercepat transisi menuju transportasi berkelanjutan di Sumatera Utara,” pungkas Agustinus. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB