No Scatter, Build Future! Cara Anak Komunikasi Udinus Lawan Judi Online lewat Film Pendek

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Judi online makin gampang diakses, tapi dampaknya bisa bikin masa depan ambyar. Berangkat dari keresahan itu, Dragora Project, komunitas kreatif mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus, resmi merilis film pendek edukatif berjudul ‘No Scatter, Build Future’.

Film ini tayang perdana di kanal YouTube Dragora Project pada Sabtu (24/1/2025) dan langsung jadi bagian dari kampanye serius tapi santai untuk ngajak anak muda lebih melek digital dan finansial.

Proses shoting film No Scatter, Build Future! (sok istimewa)

Ketua Panitia Dragora Project, Allen Haqqi Muhammad, didampingi Sekretaris Chonsa Amalia Chusnul Maftuhiyyah, menjelaskan kalau film ini ngangkat realitas yang dekat banget dengan kehidupan remaja hari ini: maraknya judi online dan jebakan “cuan instan” di era digital.

“Di era digital, satu klik bisa menentukan masa depan. Kampanye ini nggak boleh berhenti di satu karya aja, tapi harus berkelanjutan,” tegas Allen, Senin (26/1/2026).

Pelajar Ikut Terlibat, Bukan Sekadar Jadi Penonton

Biar pesannya makin ngena, Dragora Project nggak cuma bikin film dari sudut pandang mahasiswa. Mereka juga melibatkan langsung pelajar SMA.

Dua siswa SMA Theresiana 1 Semarang, Devon Halim dan Angga Pratama Abadi, ikut ambil bagian dalam proses produksi.

Nonton film bareng keluarga besar SMA Theresiana Semarang di sela-sela seminar–sebelum film dirilis ke media. (dok istimewa)

Sementara itu, pemeran utama film diperankan oleh Daffa Kesuma, anggota Dragora Project sendiri. Kolaborasi ini jadi bukti kalau kampanye edukasi bisa jalan bareng, lintas usia, dan tetap relate.

Banjir Dukungan

Menariknya, kampanye ‘No Scatter, Build Future’ juga mendapat dukungan dari berbagai tokoh penting di Kota Semarang. Mulai dari legislatif hingga aparat TNI. Beberapa di antaranya:

  • Rahmulyo Adi Wibowo, SH MH, Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang
  • Muh Rodhi, MPd, Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang
  • Prio Handoyo, S.Sos, MSi, Dandim 0733 Kota Semarang

Mereka sepakat bahwa film ini adalah langkah strategis untuk mencegah makin luasnya praktik judi online di kalangan pelajar.

Produksi film ini juga didukung sejumlah pihak kreatif, seperti Abon Camera Semarang (penyedia alat shooting), Investhepedia, dan Fanco Gallery.

Di balik layar, Dragora Project digerakkan oleh tim solid yang terdiri dari: Allen Haqqi Muhammad, Chonsa Amalia Chusnul Maftuhiyyah, Muhamad Daffa Kesuma, Kevina Elliora Nityasa, Mahendra Sendang Aditama, Nurul Fadhilah, Indah Latifa Amalia, Meisya Balqis Hidayat Putri, Samuel Victor, Maulidiana Berliyanti, dan Kumara Argya Suryadana.

Kegiatan Seminar di SMA Theresiana 1 Semarang pada 17 Desember 2025. (dok istimewa)

Perilisan film ini pun ditutup dengan jargon khas yang sudah jadi identitas mereka: “Cacing-cacing, naga-naga!”

Dari Seminar ke Layar YouTube

Sebelum film ini rilis, Dragora Project juga menggelar seminar edukatif pada 17 Desember 2025 di SMA Theresiana 1 Semarang.

Seminar ini diikuti 150 siswa kelas X, XI, dan XII, dan dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Pambudi.

Dua narasumber dihadirkan yakni Akhmad Nuranto, SE MM CMW CIB CIP (Deputi Kepala Perwakilan Wilayah Jawa Tengah 1 BEI) serta Lisa Mardiana, A Sos MI Kom (Kaprodi Ilmu Komunikasi Udinus).

Keduanya membahas perbedaan investasi legal vs judi online ilegal, plus dampak sosial dan psikologis judi online bagi remaja. Seminar berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.

Lewat film ‘No Scatter, Build Future‘, Dragora Project berharap makin banyak pelajar yang sadar: masa depan bukan soal hoki, tapi soal pilihan. Dan satu klik hari ini, bisa menentukan hidup bertahun-tahun ke depan. (Isi)

 

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like