Baru! Wisata Kereta Gantung Prambanan Makin Dekat Terwujud, Investasi Tembus Rp200 Miliar

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kereta gantung. (sumber: pinterest)

Ilustrasi kereta gantung. (sumber: pinterest)

SUARAMUDA.NET, SLEMAN — Mimpi menghadirkan sensasi baru menikmati keindahan Candi Prambanan dari ketinggian kian mendekati kenyataan.

Proses perizinan pembangunan wisata kereta gantung di Kapanewon Prambanan kini sudah menembus sekitar 50 persen dan mendapat sinyal kuat persetujuan dari Kementerian Kebudayaan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memastikan proyek ambisius ini terus dikebut. Ia bahkan turun langsung mengawal proses perizinan dengan mendatangi Kementerian Kebudayaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemenbud sudah menyampaikan boleh. Artinya rencana ini didukung dan Insyaallah bisa dibangun. Memang perizinannya masih berjalan, tapi progresnya cukup baik,” kata Harda saat ditemui di Sambirejo, Prambanan, Jumat (12/12/2025).

Baca Juga :  AXSA Merilis Single "Cermin Diri", Sebuah Karya yang Menyentuh Hati

Tak hanya itu, Harda juga menyambangi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI demi memastikan seluruh tahapan perizinan berjalan mulus. Nilai investasi proyek ini pun tak main-main, mencapai sekitar Rp200 miliar.

Menurutnya, wisata kereta gantung Prambanan berpotensi menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi Sleman, khususnya kawasan Prambanan.

Bahkan, pemerintah pusat disebut mendorong agar proyek ini bisa terintegrasi dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kami malah disarankan agar kereta gantung ini bisa masuk PSN. Daya ungkit ekonominya besar,” imbuhnya.

Ke depan, wisata ini tak hanya menawarkan wahana, tetapi juga pengalaman visual yang berbeda.

Baca Juga :  Pesan Habib Ja'far di Masjid Istiqlal Jakarta: Ayo ke Uzbekistan!

Jalur kereta gantung direncanakan membentang dari Bokoharjo menuju Sambirejo, melintasi perbukitan tebing utara dengan panorama Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko yang bisa dinikmati dari udara.

Untuk merealisasikannya, proyek ini akan memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) di Bokoharjo seluas sekitar 7,9 hektare dan TKD Sambirejo sekitar 1 hektare. Lahan tersebut nantinya disewa oleh perusahaan pengembang.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Prambanan tak hanya memesona dari darat, tetapi juga siap memikat wisatawan dari langit. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 38 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB