Dorong Desa Wisata Berkelanjutan: Tim Pengabdian UNNES kembangkan teknologi melalui reformulasi Wedang Rojo Omah Pang

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Tim pengabdian Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan bantuan teknologi berupa alat pengering rempah untuk meningkatkan produksi Wedang Rojo di Desa Wisata Nongkosawit, Gunungpati Kota Semarang.

Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) dibawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KemdiktiSaintek) melalui anggaran kegiatan tahun 2025.

Pengabdian yang berlangsung sejak bulan Mei hingga akhir November 2025 ini mengembangkan reformulasi minuman tradisonal Wedang Rojo menjadi produk siap saji. Produk ini juga telah teruji secara klinis melalui uji labolatorium.

Pengabdian ini juga didedikasi untuk menciptakan branding produk sebagai identitas khas Wedang Rojo “Omah Pang” di wilayah Kelurahan Nongkosawit.

Pengenalan teknologi baru ini dilakukan melalui acara workshop bersama anggota PKK dan Pokdarwis Nongkosawit dengan peserta sebanyak 25 orang.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena ibu-ibu di sini diajari untuk membuat produk Wedang Rojo kemasan yang bisa kami olah, ternyata sangat gampang karena ada buku petunjuknya” Aminah, anggota PKK Nongkosawit

Selain menyerahkan alat pengering, pengabdian ini juga dilengkapi dengan memberikan buku pedoman praktis yang telah disusun oleh Tim Pengabdian dari Fakultas Kedokteran UNNES bagi pelaku usaha Wedang Rojo. Sehingga pengolahan produk ini dapat terjaga sesuai standar dan kualitas kesehatan.

Tim Pengadian UNNES berhasil mereformulasi Wedang Rojo dalam tiga varian, yaitu: tradisonal, susu dan lemon. Sehingga diversifikasi produk Wedang Rojo Omah Pang mampu memiliki potensi nilai jual yang tinggi di pasaran.

Sementara itu, bantuan teknologi berupa alat pengering rempah dan buku pedoman yang telah disusun oleh Tim Pengabdian UNNES diserahkan kepada Ketua Pokdarwis Nongkosawit melaui workshop pengenalan teknologi reformulasi Wedang Rojo di kantor Kelurahan Nongkosawit.

“Kami sangat senang dan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena selama ini kami hanya mengandalkan wedang godokan untuk tamu yang datang ke Desa. Melalui kegiatan ini kami bisa memiliki produk sendiri yang dapat kami pasarkan, “ujar Farida, Ketua Pokdarwis Nongkosawit.

Sebelum diserahkan kepada mitra pengabdian, produk Wedang Rojo Omah Pang telah diuji coba melalui kegiatan expo dan bazar untuk pengenalan produk kepada masyarakat luas.

Ketua Tim Pengabdian UNNES Harto Wicaksono berharap Desa Wisata Nongkosawit memiliki produk khas yang dikenal, sehingga branding Desa Wisata dan produknya bisa berkesinambungan dan berkelanjutan untuk meningkatkan citra desan daya nilai ekonomi di masyarakat.

Melalui branding Wedang Rojo Omah Pang, Desa Wisata Nongkosawit sukses meraih Juara 2 dalam ajang Festival Desa Wisata Kota Semarang tahun 2025 yang digelar di Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada November 2025 lalu. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like