Dorong Desa Wisata Berkelanjutan: Tim Pengabdian UNNES kembangkan teknologi melalui reformulasi Wedang Rojo Omah Pang

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Tim pengabdian Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan bantuan teknologi berupa alat pengering rempah untuk meningkatkan produksi Wedang Rojo di Desa Wisata Nongkosawit, Gunungpati Kota Semarang.

Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) dibawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KemdiktiSaintek) melalui anggaran kegiatan tahun 2025.

Pengabdian yang berlangsung sejak bulan Mei hingga akhir November 2025 ini mengembangkan reformulasi minuman tradisonal Wedang Rojo menjadi produk siap saji. Produk ini juga telah teruji secara klinis melalui uji labolatorium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengabdian ini juga didedikasi untuk menciptakan branding produk sebagai identitas khas Wedang Rojo “Omah Pang” di wilayah Kelurahan Nongkosawit.

Pengenalan teknologi baru ini dilakukan melalui acara workshop bersama anggota PKK dan Pokdarwis Nongkosawit dengan peserta sebanyak 25 orang.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena ibu-ibu di sini diajari untuk membuat produk Wedang Rojo kemasan yang bisa kami olah, ternyata sangat gampang karena ada buku petunjuknya” Aminah, anggota PKK Nongkosawit

Baca Juga :  Sangar, Bro! Mahasiswa FISIP Universitas Wahid Hasyim Tampakkan Taringnya di Hadapan Lima Kampus Besar

Selain menyerahkan alat pengering, pengabdian ini juga dilengkapi dengan memberikan buku pedoman praktis yang telah disusun oleh Tim Pengabdian dari Fakultas Kedokteran UNNES bagi pelaku usaha Wedang Rojo. Sehingga pengolahan produk ini dapat terjaga sesuai standar dan kualitas kesehatan.

Tim Pengadian UNNES berhasil mereformulasi Wedang Rojo dalam tiga varian, yaitu: tradisonal, susu dan lemon. Sehingga diversifikasi produk Wedang Rojo Omah Pang mampu memiliki potensi nilai jual yang tinggi di pasaran.

Sementara itu, bantuan teknologi berupa alat pengering rempah dan buku pedoman yang telah disusun oleh Tim Pengabdian UNNES diserahkan kepada Ketua Pokdarwis Nongkosawit melaui workshop pengenalan teknologi reformulasi Wedang Rojo di kantor Kelurahan Nongkosawit.

“Kami sangat senang dan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, karena selama ini kami hanya mengandalkan wedang godokan untuk tamu yang datang ke Desa. Melalui kegiatan ini kami bisa memiliki produk sendiri yang dapat kami pasarkan, “ujar Farida, Ketua Pokdarwis Nongkosawit.

Baca Juga :  Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Sebelum diserahkan kepada mitra pengabdian, produk Wedang Rojo Omah Pang telah diuji coba melalui kegiatan expo dan bazar untuk pengenalan produk kepada masyarakat luas.

Ketua Tim Pengabdian UNNES Harto Wicaksono berharap Desa Wisata Nongkosawit memiliki produk khas yang dikenal, sehingga branding Desa Wisata dan produknya bisa berkesinambungan dan berkelanjutan untuk meningkatkan citra desan daya nilai ekonomi di masyarakat.

Melalui branding Wedang Rojo Omah Pang, Desa Wisata Nongkosawit sukses meraih Juara 2 dalam ajang Festival Desa Wisata Kota Semarang tahun 2025 yang digelar di Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang pada November 2025 lalu. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB