Hadirkan Hakim MK, Prodi Hukum Ekonomi Syariah Unwahas Sukses Gelar Pendidikan Konstitusi bagi Mahasiswa

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang sukses menggelar Kuliah Umum Pendidikan Konstitusi, di Ruang Teater Fakultas Kedokteran Kampus 2 Gunungpati, Jumat (28/11/2025).

Mengusung tema “Peradilan Konstitusi dan Perlindungan Hak Konstitusi Warga Negara“, acara tersebut menghadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Dr. H. Arsul Sani, S.H., M.Si., Pr.M., serta Plt. Panitera MK RI, Dr. Wiryanto, S.H., M.Hum.

Rektor Prof. Dr. H. Helmi Purwanto, S.T., M.T., IPM., dalam sambutannya menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat pendidikan hukum yang berkarakter dan berintegritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kuliah umum ini tepat untuk memberi ruang bagi mahasiswa untuk memahami mekanisme perlindungan hak konstitusional serta proses beracara di Mahkamah Konstitusi.

Sementara itu, Hakim Arsul Sani dalam pemaparanya menjelaskan peran MK sebagai penjaga konstitusi, termasuk kesempatan bagi masyarakat—termasuk mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu—untuk mengajukan uji materi undang-undang.

Baca Juga :  Keren! Dosen UPN Veteran Jawa Timur Ajak Warga Karang Langit Bertani Hidroponik dari Limbah Sekam

Menurutnya, MK menjamin akses keadilan bagi seluruh warga negara selama persyaratan formil dan materiil dipenuhi.

Ia juga turut memaparkan beberapa contoh keberhasilan mahasiswa dalam memengaruhi perubahan hukum nasional.

“Di antaranya, uji materi Presidential Threshold (PT) yang diajukan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga dan berdampak pada desain Pemilu 2029, serta perkara perlindungan aktivis lingkungan yang diinisiasi mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) dan mempertegas kembali makna Pasal 66 UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, “jelas Asrul Sani.

Dia juga menekankan pentingnya membaca putusan MK sebagai metode pembelajaran cepat bagi mahasiswa yang ingin mendalami advokasi konstitusi.

“Kewenangan MK, mulai dari pengujian undang-undang, sengketa kewenangan lembaga negara, hingga perselisihan hasil pemilu, “bebernya.

Arsul menyampaikan bahwa perjuangan demokrasi tidak semata dilakukan melalui aksi demonstrasi, tetapi dapat ditempuh melalui jalur ilmiah dan konstitusional.

Baca Juga :  FAI UNISSULA Terbang ke China, Buka Jalan Kolaborasi Global Bareng Kampus Elite Tiongkok

“Perubahan hukum sering lahir dari keberanian menganalisis dan menggugat norma yang tidak sesuai dengan konstitusi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, mahasiswa HES Achmad Khalis Rabbani memberikan pendapatnya, bahwa mahasiswa merupakan agen dalam pemahaman konstitusional setiap warga negara sekaligus pelopor masa depan bangsa.

“Sehingga, peran mahasiswa sangat penting dalam akselerasi nilai konstitusi dan pembangunan hukum. Penting pula bagi mahasiswa hukum untuk terus mengasah wawasan, berpikir kritis, dan aktif berkontribusi dalam pembaruan hukum yang lebih progresif, “ujar Khalis, panggilan akrabnya.

Menutup kuliah umum, Hakim Arsul mendorong Unwahas untuk menyelenggarakan pelatihan teknis peradilan konstitusi agar mahasiswa semakin terampil memahami proses persidangan di MK.

Ia berharap mahasiswa Unwahas berani menjadi agen perubahan dan berkontribusi dalam menjaga konstitusi melalui kajian, riset, maupun advokasi berbasis ilmu pengetahuan. (Dania Ramadhani, Duta Inspirasi Indonesia)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB