Penyuluhan Bahaya Zat Kimia di Desa Segoro Tambak: Upaya UPN Veteran Jatim Dukung Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6)

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SIDOARJO — Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Nomor 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, tim dosen Teknik Kimia Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan penyuluhan bagi para pelaku UMKM.

Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penyuluhan Bahaya Zat Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari” ini berlangsung di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo pada tanggal 18 Oktober 2025.

Kegiatan yang melibatkan 20 orang Ibu-ibu dari kelompok UMKM Desa Segoro Tambak ini secara khusus menyoroti dampak limbah rumah tangga dan UMKM terhadap kualitas air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini digelar oleh Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T., Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., Prof. Dr. Ir. Ni Ketut Sari, M.T., dan Dr. Ir. Hj. Sintha Soraya Santi, M.T.

Baca Juga :  SETARA Institute Libatkan FKUB Kota Semarang dalam FGD Advokasi Penyelesaian Kasus Pelanggaran KBB

 

Untuk mengukur efektivitas program, tim melakukan survei pemahaman sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penyuluhan.

Hasilnya sangat menggembirakan, dimana tingkat pemahaman peserta meningkat signifikan hingga 2 kali lipat, dengan capaian di atas 70% pada post-test.

Proses asesmen ini melibatkan dua mahasiswa Teknik Kimia, Nur Aini Ramadani (23031010062) dan Ferdy Lazuradi A.P (23031010082).

Materi penyuluhan difokuskan pada aspek yang mendukung SDG 6, mencakup:

  • Bahaya limbah deterjen dan pemutih yang sulit terurai (seperti busa deterjen non-biodegradable) yang dapat mencemari sumber air.
  • Pentingnya menggunakan produk pembersih yang ramah lingkungan dan mudah terurai (seperti Sodium Dodesil Sulfat/SDS) untuk mengurangi pencemaran air.
  • Dampak negatif pestisida dan zat aditif yang terbawa aliran air terhadap ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat.
  • Praktik pengelolaan limbah cair rumah tangga dan UMKM yang sederhana untuk menjaga kualitas air.
Baca Juga :  Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen

Melalui penyuluhan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran bahwa setiap individu, termasuk pelaku UMKM, memegang peranan penting dalam menjaga kebersihan air. Pemilihan produk yang tepat dan kesadaran akan dampak limbah kimia domestik adalah langkah awal untuk mewujudkan sanitasi yang layak dan melindungi sumber air kita, yang sejalan dengan tujuan SDGs 6,” ujar Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T., dosen penyuluh.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat, tetapi juga menjadi aksi nyata dalam mengurangi kontaminasi bahan kimia ke lingkungan perairan, mendukung terwujudnya akses air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua. (Red)

Ditulis oleh: Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T. Dosen Teknik Kimia, UPN “Veteran” Jawa Timur

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen
Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama
Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser
UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang
Collabs! FKUB Kota Semarang-FORPELA Gelar Dialog Perempuan Lintas Agama untuk Semarang yang Harmonis dan Inklusif
Trans Jateng Akhirnya Masuk Batang! Mulai Ngebut 2028, Feeder Langsung Tembus KITB
Korwil Ikadin Jateng Apresiasi Regenerasi Pengurus, Dorong Soliditas Organisasi dan Penegakan Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:10 WIB

UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB