Apakah Zohran Mamdani, Politisi Muslim AS Pemenang Pilwakot New York Keturunan Orang Jawa?

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim New York. (Gambar: Instagram @zohrankmamdani)

Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim New York. (Gambar: Instagram @zohrankmamdani)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Nama Zohran Mamdani lagi ramai banget di jagat politik internasional. Sosok muda berusia 34 tahun ini baru aja bikin sejarah sebagai Wali Kota Muslim pertama di New York City, Amerika Serikat!

Nah, yang menarik — muncul pertanyaan unik dari warganet: “Apakah Zohran Mamdani ini keturunan Jawa?”

Pertanyaan itu viral di media sosial Indonesia setelah banyak yang penasaran dengan wajah Mamdani yang disebut-sebut “mirip orang Asia Tenggara”. Semacam percampuran darah Jawa-Arab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi, setelah ditelusuri, ternyata nggak ada kaitan darah Jawa sama sekali dalam diri Mamdani.

Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim New York. (Gambar: Instagram @zohrankmamdani)

Faktanya, Zohran lahir di Kampala, Uganda, dari keluarga keturunan India. Ia lahir pada 18 Oktober 1991.

Baca Juga :  Akhirnya Partai Demokrat Tetapkan Sosok Muslim Zohran Mamdani Jadi Calon Wali Kota New York

Ayahnya, Mahmood Mamdani, adalah seorang ilmuwan sosial asal Uganda berdarah Gujarati, sementara ibunya, Mira Nair, merupakan sutradara film ternama asal India yang dikenal lewat karya seperti The Namesake dan Queen of Katwe.

Jadi, bisa dipastikan Zohran bukan keturunan Jawa — tapi keturunan India-Uganda yang besar di New York City.

Meski begitu, kisah hidupnya tetap menginspirasi banyak orang, termasuk di Indonesia. Anak imigran yang dulu hidup sederhana itu kini memimpin salah satu kota paling berpengaruh di dunia.

Sebagai politisi muda dengan gaya santai tapi idealis, Mamdani dikenal vokal membela keadilan sosial, menekan biaya hidup warga, dan memperjuangkan kesetaraan ekonomi.

Baca Juga :  Festival Durian Gunungpati Siap Naik Kelas! Camat Targetkan Jadi Agenda Wisata Tahunan Semarang

Bahkan sebelum jadi wali kota, ia sudah dikenal di kalangan aktivis muda karena kedekatannya dengan komunitas minoritas dan pekerja.

Namun, perjalanannya juga nggak mulus. Presiden AS Donald Trump sempat menyerangnya secara terbuka dan menyebutnya sebagai “pembenci Yahudi”. Tapi Mamdani tetap santai, fokus kerja, dan terus dapet dukungan dari warga New York.

Jadi, walau bukan keturunan Jawa, Zohran Mamdani tetap jadi sosok inspiratif bagi siapa pun yang percaya bahwa kerja keras dan keberanian bisa menembus batas negara, agama, bahkan ras. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB