Dari Sleman ke Spanyol! Kiandra Ramadhipa, Remaja 15 Tahun yang Bikin Dunia Balap Heboh!

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Gambar/ foto: Instagram @mk.ramadhipa212)

(Gambar/ foto: Instagram @mk.ramadhipa212)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Indonesia Raya kembali menggema di Eropa, bro! Kali ini bukan dari bulutangkis atau sepak bola, tapi dari lintasan balap yang panas banget — Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol!

Adalah Muhammad Kiandra Ramadhipa, bocah ajaib asal Sleman yang bikin publik Eropa melongo setelah menang dari posisi start ke-24! Gila nggak tuh?

Bayangin, dari posisi paling belakang, Dhipa — begitu dia akrab disapa — satu per satu nyalip lawan-lawan bule yang udah duluan gaspol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masuk delapan besar di tengah race, terus tiga lap terakhir, duel sengit banget lawan Carlos Cano dari UAX Seventytwo Artbox Team.

Lap terakhir makin gila! Cano sempat memimpin, tapi Dhipa pakai strategi slipstream super keren, ngebut di trek lurus, dan … BOOM! Menang cuma beda 0,007 detik! Tipis banget, tapi cukup buat bikin sejarah!

Itu jadi kemenangan keduanya musim ini, setelah sebelumnya juga juara di Race 1 Seri Prancis (Sirkuit Magny-Cours).

Sekarang, doi nangkring di posisi tiga klasemen sementara dengan 129 poin. Mantap jiwa!

Baca Juga :  Pengalaman Mengajar di Program BIPA: Menjadi Pengajar dan Pembelajar

Dari BMX ke MotoGP Dream

Kiandra lahir di Sleman, 4 Desember 2009. Umurnya baru 15 tahun, tapi mental dan skill-nya udah kayak pembalap profesional.

(Gambar/ foto: Instagram @mk.ramadhipa212)

Cintanya sama dunia kecepatan muncul gara-gara sering diajak ayahnya nonton balap sepeda BMX. Dari situ dia belajar tentang keseimbangan dan refleks, sebelum akhirnya jatuh cinta sama motor.

Tahun 2014 dia mulai di dunia motocross, lalu coba BMX, minimoto, sampai akhirnya serius di road race. Kariernya terus ngebut—dari Junior MiniPrix, Regional MiniGP, Motoprix, sampai OnePrix National Championship.

Nama Dhipa makin dikenal setelah jadi runner-up MotoPrix 2021, lalu juara nasional 2022 di kelas Rookie (Honda GTR150). Tahun yang sama, dia juga runner-up Asia di ARRC kelas UB150.

Dari Asia ke Eropa: Mimpi yang Mulai Jadi Nyata

Tahun 2023, Dhipa tampil garang di Thailand Talent Cup dan finis di posisi tiga besar. Tahun berikutnya, dia gabung Astra Honda Racing Team di ARRC kelas AP250, tutup musim di posisi tiga, plus tampil keren banget di Asia Talent Cup.

Baca Juga :  Yoel Liem Yusnarto: Menginspirasi Generasi Muda dengan Solusi Teknologi

Hasil itu bikin dia dipromosikan ke dua ajang elite pembibitan pembalap muda menuju MotoGP: Red Bull Rookies Cup dan European Talent Cup (ETC) bareng Junior Talent Team.

Di Rookies Cup, Dhipa sempat naik podium di Sachsenring, Jerman. Tapi di ETC, dia benar-benar bersinar — dua kemenangan besar di Prancis dan Spanyol!

(Gambar/ foto: Instagram @mk.ramadhipa212)

Bukan Sekadar Balapan, Ini Soal Mimpi Anak Bangsa

Kalau ditanya soal sirkuit favorit, Dhipa langsung jawab: Chang Buriram, Thailand. Tikungan terakhirnya tuh seru banget, katanya. Gaya balapnya agresif tapi cerdas — tahu kapan harus sabar, tahu kapan harus ngebut.

Buat Dhipa, kemenangan di Catalunya bukan cuma soal trofi atau sorotan kamera. Ini bukti nyata kalau anak muda Indonesia bisa bersaing di level dunia.

Dengan dukungan Astra Honda Racing Team dan jalur pembinaan “Road to MotoGP”, Kiandra Ramadhipa tinggal selangkah lagi menuju panggung tertinggi dunia balap motor.

Dan satu hal yang pasti: anak Sleman ini nggak cuma ngejar kecepatan, tapi juga mimpi. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WIB

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB