Sudewo di Persimpangan: Diseret Pansus, Dibayangi KPK, Ditentukan Gerindra

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ali Achmadi *)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Di Pati, arah angin politik sedang berembus kencang. Pansus pemakzulan DPRD tengah bekerja, mengupas satu per satu kebijakan Bupati Sudewo yang dianggap sarat persoalan.

Dari minimnya kajian mendalam, rapuhnya partisipasi publik, hingga lemahnya sosialisasi dalam pengambilan keputusan, semua kini ditarik ke permukaan. Satu per satu lapisan kebijakan yang semula terlihat mulus, mulai memperlihatkan retakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berhenti di situ, nama Bupati juga terseret ke meja penyidik KPK. Kasus pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA menjadi beban ganda yang tak bisa diabaikan.

Proses hukum masih berjalan, dan status penyidikan menambah ketidakpastian. Publik pun semakin resah: apakah daerah ini akan kembali diseret dalam pusaran krisis kepemimpinan?

Baca Juga :  Navigasi Tantangan Modern dengan Kompas Pendidikan Pancasila

Tekanan publik kini tampak nyata. Dukungan terhadap pansus di DPRD mengalir deras, bersamaan dengan sorak-sorai dukungan moral bagi KPK untuk mengusut tuntas.

Sentimen ini tak bisa dipandang sebelah mata. Masyarakat Pati seolah menemukan momentum: menuntut akuntabilitas, menagih transparansi, dan menekan agar kebenaran tak lagi disembunyikan di balik formalitas politik.

Namun, ujung dari drama ini tampaknya tidak hanya bertumpu pada fakta hukum dan temuan pansus. Ada faktor lain yang diam-diam lebih menentukan: kalkulasi politik Gerindra.

Sebagai partai yang mengusung dan menaungi Bupati Sudewo, Gerindra berada di persimpangan jalan. Apakah akan pasang badan untuk kadernya, dengan risiko ikut terseret dalam gelombang ketidakpuasan publik?

Ataukah memilih jalan yang lebih rasional, mengorbankan satu figur demi menjaga citra partai dan stabilitas politik di daerah?

Baca Juga :  Gadget dan Pentingnya Kontrol Orang Tua pada Anak Saat di Lingkungan Keluarga

Pilihan Gerindra akan sangat menentukan. Di satu sisi, bertahan bisa dianggap sebagai sikap loyal pada kader, tetapi juga berisiko memperpanjang krisis dan memantik kegaduhan baru.

Di sisi lain, merelakan Sudewo untuk menjadi “tumbal politik” bisa membuka jalan bagi rekonsolidasi partai, menjaga elektabilitas, dan menghindari Pati kembali terjerembap dalam konflik berkepanjangan.

Nasib Bupati Sudewo kini ibarat daun yang terombang-ambing di pusaran arus besar. Pansus DPRD, proses hukum KPK, dan tekanan publik adalah pusaran kuat yang terus menyeretnya ke tengah.

Pada akhirnya, mungkin benar bahwa keputusan final tak lagi sepenuhnya berada di tangannya. Semua menunggu bagaimana arah jarum kompas Gerindra berputar. (Red)

*) Ali Achmadi, pemerhati masalah sosial, tinggal di Kabupaten Pati

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB