Dari Rasa Ragu Menjadi Prestasi: Kisah Nafhan Gilang Romadan, Siswa SMK yang Tembus 15 Universitas di Indonesia

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok Nafhan Gilang Romadan, alumni SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. (dok.istimewa)

Sosok Nafhan Gilang Romadan, alumni SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. (dok.istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Ketika pertama kali masuk SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta jurusan Teknik Komputer & Jaringan, Nafhan Gilang Romadan sempat merasa ada yang tidak pas. Ia mengaku pernah berpikir, “Apa aku salah jurusan?”.

Jurusan ini memang jauh dari minat awalnya. Ia bukan tipe yang betah berlama-lama di depan komputer, apalagi bergelut dengan kabel dan jaringan. Namun, justru dari titik itulah perjalanan luar biasa ini dimulai.

Alih-alih terjebak dalam rasa ragu, Nafhan memilih jalan berbeda: menjelajah dunia di luar jurusannya. Ia adalah seseorang yang suka mencoba hal-hal baru — dari mengikuti lomba debat, menulis karya tulis ilmiah, hingga ikut kompetisi yang sama sekali tidak berhubungan dengan jurusan TKJ. Kekhawatiran akan “bukan bidangnya” tidak pernah menghentikan langkahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya aktif di perlombaan, Nafhan juga aktif di organisasi sekolah dan kegiatan masyarakat. Ia belajar berbicara di depan umum, memimpin tim, dan mengelola waktu di tengah padatnya agenda.

Menariknya, di tengah kesibukan itu semua, ia tetap berhasil mempertahankan prestasi akademik dengan selalu berada di peringkat 5 besar.

Kerja keras itu terbayar lebih dari yang ia bayangkan. Menjelang kelulusan, ia mencoba mendaftar ke berbagai universitas di Indonesia. Tidak hanya satu atau dua, tapi 15 universitas. Hasilnya? Ia diterima di semua pilihan itu, bahkan di program studi yang sangat beragam:

  • Peternakan – Universitas Diponegoro
  • Sastra Cina – Universitas Brawijaya
  • Kedokteran Hewan – Universitas Udayana
  • Pendidikan Teknik Otomotif – Universitas Negeri Yogyakarta
  • Hukum Bisnis – Universitas Islam Indonesia
  • Hukum – Universitas Ahmad Dahlan
  • Hukum – Universitas Yarsi
  • Hukum – Universitas Pancasila
  • Hukum – Universitas Wahid Hasyim
  • Hukum – President University
    Hukum – Universitas Jendral Achmad Yani
  • Teknik Industri – Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  • Teknik Pertambangan – Institut Teknologi Sains Bandung
  • Teknik Informatika – Universitas Trilogi
    Ilmu Keperawatan – Universitas Respati Yogyakarta
Baca Juga :  Begini Profil Singkat Tokoh Muhammadiyah Abdul Mu’ti yang Akan Menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Akhirnya, Nafhan memutuskan untuk melanjutkan studinya di Jurusan Hukum Bisnis Universitas Islam Indonesia.

Keputusan ini bukan tanpa alasan — sejak duduk di bangku SD, Nafhan sudah memiliki ketertarikan mendalam pada isu-isu hukum dan politik.

Bahkan, ia pernah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, yang semakin menguatkan tekadnya untuk berkarier di bidang hukum.

Baca Juga :  Suara Legendaris dari Layar Hitam Putih: Kisah Santai Yasir Den Has yang Bikin Kangen Zaman Dulu

Selain itu, ia melihat bahwa Fakultas Hukum UII telah banyak mencetak tokoh-tokoh hebat di dunia hukum dan politik, membuatnya yakin bahwa tempat inilah yang tepat untuk berkembang.

Prestasinya di UII semakin membanggakan karena ia berhasil meraih beasiswa penuh (full scholarship) hingga lulus. Hal ini menjadi bukti bahwa konsistensi, keberanian mencoba hal baru, dan kerja keras mampu membuka pintu kesempatan yang sangat besar.

Saat banyak orang berpikir lulusan SMK hanya terbatas pada bidang vokasi, Nafhan membuktikan sebaliknya. Ia menembus fakultas hukum, kedokteran hewan, hingga teknik pertambangan.

Semua ini menunjukkan bahwa jurusan sekolah tidak menentukan masa depan — tekad, keberanian mencoba, dan usaha lah yang membuat jalan terbuka.

“Awalnya saya merasa tidak cocok, tapi lama-lama saya sadar bahwa setiap bidang pasti ada manfaatnya kalau kita mau belajar,” katanya.

Kisah Nafhan adalah pengingat bahwa rasa ragu bukan alasan untuk berhenti. Justru, dari keraguan itu lahir dorongan untuk mencoba lebih banyak hal. Dan dari keberanian mencoba, datanglah pintu-pintu kesempatan yang tidak pernah kita sangka. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Tiyo Ardianto: Dari Jalur Paket C hingga Jadi Suara Kritis Mahasiswa UGM
Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama
Inilah Sosok Pangeran Tampan yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam
Anies Baswedan “Naik Kelas” ke Riyadh, Jakarta Kini Jadi Contoh Kota Modern Dunia
Biografi Singkat Marsinah dan Perjalanan Panjang Museum Perjuangannya
Kisah Bocah Subang yang Bikin NASA Melirik: Firoos, 14 Tahun, Sudah “Ngoprek” Keamanan Dunia!
Suara Legendaris dari Layar Hitam Putih: Kisah Santai Yasir Den Has yang Bikin Kangen Zaman Dulu
Mantap Jiwa! Veda Ega Lolos Q2 di Moto3 Amerika Serikat
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:56 WIB

Profil Tiyo Ardianto: Dari Jalur Paket C hingga Jadi Suara Kritis Mahasiswa UGM

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama

Senin, 8 Juni 2026 - 08:43 WIB

Inilah Sosok Pangeran Tampan yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:26 WIB

Anies Baswedan “Naik Kelas” ke Riyadh, Jakarta Kini Jadi Contoh Kota Modern Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:50 WIB

Biografi Singkat Marsinah dan Perjalanan Panjang Museum Perjuangannya

Berita Terbaru