UPI Latih Guru PJOK tentang Literasi Fisik Anak Usia Muda di Pangandaran

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PANGANDARAN — Puluhan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Pangandaran baru-baru ini mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi.

Kegiatan itu dilakukan di SMPN 1 Pangandaran ini sebagai wujud Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis kepakaran ilmu oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sabtu (2/8/2025).

Kegiatan bertajuk “Literasi Fisik Anak Usia Muda: Pelatihan Berbasis Model Long-Term Athlete Development (LTAD)” ini digelar oleh Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan UPI, bekerja sama dengan KKG PJOK SD, MGMP PJOK SMP, serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran.

Diikuti 50 guru PJOK, pelatihan ini menghadirkan tiga dosen UPI sebagai narasumber utama.

Bayu Santoso, M.Pd. membuka sesi dengan memperkenalkan konsep Long-Term Athlete Development (LTAD) sebagai model pembinaan jangka panjang yang sesuai untuk anak usia sekolah.

“LTAD bukan hanya untuk mencetak atlet, tapi juga membangun fondasi gerak dan kesehatan anak sejak dini secara sistematis,” ujar Bayu.

Dilanjutkan oleh Rizaldo Septiano Robaeni, M.Pd. yang membawakan materi literasi fisik sebagai kemampuan dasar anak untuk memahami, menilai, dan mengambil bagian aktif dalam aktivitas fisik secara sadar dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  FISIP UIN Walisongo Gandeng LP3ES: Bikin Riset Politik Jadi Makin Berkelas!

Sementara itu, Rizky Indra Cahyadi, M.Pd. menyampaikan pentingnya penguasaan keterampilan gerak dasar seperti berlari, melompat, dan melempar yang menjadi fondasi bagi aktivitas olahraga lebih lanjut.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pelatihan yang dikemas interaktif dengan diskusi dan simulasi.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para guru PJOK di Kabupaten Pangandaran memiliki bekal yang lebih kuat dalam mendukung perkembangan fisik anak-anak melalui pendekatan yang ilmiah dan menyenangkan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB