Berakhir, Bupati Jember Lepas 3.078 Mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2025

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember resmi melepas mahasiswa KKN kolaboratif, yang diikuti belasan perguruan tinggi.

Dengan mengusung tema “KKN Desa Cinta”, KKN kolaboratif adalah program kerja tahuan Pemerintah Kabupaten Jember yang melibatkan 16 perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang terdapat di dalam maupun luar Kabupaten Jember.

Bupati Jember, Muhammad Fawaid, S. M.S., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara resmi melepas mahasiswa peserta KKN kolaboratif tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan ditandai dengan penekanan tombol sirine, pelepasan balon, serta penyematan topi secara simbolis oleh Bupati dan Forkopimda. Acara ini berlangsung di Alun-alun Jember Nusantara pada Kamis, 17 Juli 2025, pagi.

Baca Juga :  Berbagi Kebahagiaan di Momen Paskah, Sekolah Vianney Tingkatkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial

KKN kolaboratif tahun ini diikuti oleh 3078 mahasiswa dan 124 dosen pembimbing lapangan (DPL), dari 16 perguruan tinggi negeri dan swasta, termasuk satu kampus di luar Jember, yakni UPN Veteran Jatim.

Program “Desa Cinta” (Desa Cerdas, Inklusif, dan Tangguh) ini akan berlangsung hingga 22 Agustus 2025, dipusatkan di 240 desa/kelurahan di seluruh Kabupaten Jember.

Dalam arahannya, Gus Fawait, panggilan akrab Bupati Jember, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengentaskan kemiskinan yang menjadi ‘momok’ utama di Jember.

Baca Juga :  Sambangi PCNU Kota Semarang, Begini Janji Agustin-Iswar yang Bikin Penasaran

Kabupaten Jember menempati posis kedua sebagai kabupaten termiskin di Provinsi Jawa Timur. Ia juga menyebut bahwa kemiskinan ekstrem turut meningkatkan kasus stunting, serta kematian ibu dan bayi.

Lebih lanjut, Gus Fawait mengajak para mahasiswa untuk turut serta memastikan akurasi data kemiskinan di desa melalui verifikasi lapangan.

Hal ini penting untuk menjamin bantuan sosial jatuh tepat sasaran serta sesuai dengan yang tercantum pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB