Tim PKM-PI S1 Rekayasa Elektro Unimus Kembangkan Teknologi Tepat Guna untuk UMKM di Kendal

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET., SEMARANG – Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di tingkat nasional.

Tim dari Program Studi S1 Rekayasa Elektro berhasil meraih pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek.

“Mahasiswa Rekayasa Elektro Unimus Lolos Pendanaan PKM-PI 2025: Dukung UMKM Lewat Teknologi Spinner Peniris Minyak”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim yang diketuai Daffa Abdur Rosyid dengan dosen pembimbing Laily Muntasiroh, S.T., M.T., ini mengusung judul “Penerapan Teknologi Tepat Guna Spinner Peniris Minyak”.

Program ini di arahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang sederhana, terjangkau, dan aplikatif.

Baca Juga :  Fokus Soroti Pengendalian Hipertensi, Dosen Prodi Medikal Bedah Unimus Ini Raih Penghargaan “The Best Papper Presenter Award” di Malaysia

Kegiatan ini akan dilaksanakan bersama mitra UMKM Barokah Snack milik Ibu Rahayu yang berlokasi di Desa Surokonto Wetan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

UMKM ini dikenal sebagai produsen aneka camilan berbasis olahan gorengan, yang membutuhkan solusi untuk menurunkan kadar minyak pada produknya guna meningkatkan kualitas dan daya saing.

Alat spinner peniris minyak yang dikembangkan tim mahasiswa Unimus mampu mengurangi kandungan minyak pada produk secara efisien dengan sistem kerja berbasis motor penggerak yang hemat energi dan mudah digunakan.

Baca Juga :  Menyala, nih! 4 Dosen UNDIP Raih Top Kolaborator BRIN 2024

Dosen pembimbing Laily Muntasiroh, S.T., M.T menuturkan, melalui PKM-PI ini, mahasiswa didorong untuk mampu mengidentifikasi permasalahan di masyarakat dan menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kami berharap alat ini dapat meningkatkan kualitas produk mitra serta memperkuat keberlanjutan usaha mereka,”ujar Laily Muntasiroh.

Capaian ini menjadi bagian dari upaya Universitas Muhammadiyah Semarang dalam membangun sinergi antara pendidikan tinggi dan masyarakat melalui implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat yang berbasis keilmuan dan inovasi. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
DPC GMNI Situbondo Kawal Raperda Trantibum Linmas, Soroti Kepastian Hukum dan Partisipasi Publik
Mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Sayuran di Desa Benteng Raja
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:05 WIB

14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga

Berita Terbaru