Kopri PMII Padang Didik Kader Perempuan Sumbar Lewat Sekolah Kader

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET., PADANG – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (Kopri PMII) Cabang Kota Padang menggelar Sekolah Kader Kopri (SKK) tingkat regional untuk peserta se-Sumatera Barat.

Program ini berlangsung pada Sabtu, 6 Juli 2025, terpusat di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang.

Kegiatan dibuka dengan seminar bertajuk “Menyongsong Arah Gerakan Pendidikan Sumatera Barat”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga tokoh perempuan menjadi pembicara: Hj. Emma Yohanna (anggota DPD RI 2009–2024), Prof. Dr. Hj. Martin Kustati (Rektor UIN Imam Bonjol Padang), dan Dr. Dian Puspita Fadly Amran (Ketua TP-PKK Kota Padang).

Baca Juga :  Lewat Program 'Jejak Langkahku', TK A Santo Carolus Latih Fokus, Literasi Anak dan Motorik Kasar

Diskusi dipandu Muhammad Ilham, M.H., aparatur Kementerian Agama Padang Pariaman.

Ketua Kopri PMII Padang, Novita Hidayani, menyebut SKK sebagai wujud konsistensi organisasi dalam memperkuat nilai keadilan gender, akses pendidikan, dan kualitas kepemimpinan perempuan.

“Kami ingin menciptakan ruang-ruang belajar yang kritis, solutif, dan membangun untuk kader perempuan PMII di seluruh Sumatera Barat,” kata Novita kepada awak media.

Pernyataan senada disampaikan Aysah, Sekretaris Kopri PMII Padang. Menurutnya, Kopri ingin tampil sebagai kekuatan strategis dalam mendorong kemajuan perempuan lintas sektor.

“Kopri selalu berkomitmen untuk mengambil peran nyata dalam menciptakan dampak sosial yang lebih luas bagi kemajuan perempuan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Pelatihan ini menghadirkan 14 sesi materi yang disampaikan oleh akademisi, politisi, praktisi, serta kader PMII senior dari sejumlah daerah di Sumbar.

Topik yang dibahas mencakup kepemimpinan perempuan, advokasi kebijakan, transformasi digital dalam gerakan sosial, hingga penguatan jejaring.

Melalui SKK ini, PMII Padang berharap lahir kader perempuan yang progresif dan inklusif, serta mampu mendorong perubahan sosial di komunitasnya masing-masing.

“Kami ingin memastikan bahwa kader-kader perempuan PMII memiliki ruang dan kapasitas untuk turut memimpin perubahan,” kata Novita. (rsyd_syh)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
DPC GMNI Situbondo Kawal Raperda Trantibum Linmas, Soroti Kepastian Hukum dan Partisipasi Publik
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Berita Terbaru

LINTAS AKADEMIKA

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Senin, 27 Jul 2026 - 22:27 WIB