Bukan Demo! Hari Ini, PCNU Demak Bakal Gelar Istighotsah Bareng 100 Ribu Warga NU sebagai Bentuk Protes Soal Banjir Rob

- Penulis

Minggu, 15 Juni 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: Situasi banjir rob di Jalan Pantura Semarang-Demak. (dok istimewa)

POV: Situasi banjir rob di Jalan Pantura Semarang-Demak. (dok istimewa)

SUARAMUDA, DEMAK — Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana rob dan banjir yang terus melanda kawasan pesisir, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak akan menggelar istighotsah dan aksi kemanusiaan besar-besaran, Ahad (15/6/2025) mulai pukul 13.00 WIB.

Kegiatan ini rencananya akan diikuti sekitar 100 ribu warga Nahdliyin dari 14 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Demak.

Aksi dipusatkan di kawasan depan Polytron Sayung, sebagai simbol solidaritas terhadap ribuan warga terdampak rob.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan rapat pleno PCNU Demak pada 31 Mei 2025, dan telah dikoordinasikan dengan seluruh MWCNU se-Kabupaten Demak.

Dalam surat edaran bernomor 03/Tim PC/A.II/H.03/V1/2025 diinstruksikan baik yang terdampak maupun tidak untuk terlibat dalam aksi ini.

Untuk MWCNU Demak, Bonang, Wedung, Mijen, Gajah, Karanganyar, Kebonagung Dempet dan Wonosalam titik kumpul di PCNU Demak.

Sedangkan untuk MWCNU Karangtengah, Mranggen, Karangawen, Sayung, Guntur titik kumpul di exit tol. Dan masing-masing MWCNU akan ada koordinator lapangan.

Baca Juga :  Masyarakat Pesisir Jateng Telah Lama Menderita, Menteri PUPR Minta Maaf Karena Banjir Rob

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Demak yang menjadi Koordinator Aksi Bencana Alam (Rob) PCNU Demak, Mustain, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata bentuk protes, melainkan ekspresi keprihatinan dan kepedulian atas musibah yang melanda lima kecamatan, yaitu Sayung, Karangtengah, Bonang, Kedung, dan Guntur.

“Banjir rob ini sudah terjadi sejak 2001 dan belum tertangani secara tuntas. Kini, genangan air tidak hanya merusak jalan utama, tapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi, pendidikan, bahkan sebagian desa mulai tenggelam,” ungkap Mustain melalui sambungan telepon, Sabtu (14/6/2025).

Ia menyoroti bahwa meski pemerintah pusat telah merancang pembangunan tol Kaligawe-Demak sebagai solusi, proyek tersebut diperkirakan baru rampung pada 2027.

Bahkan, menurutnya, proyek itu tidak akan efektif tanpa dibarengi dengan pembangunan tanggul laut.

“Jika tanggul laut tidak dibangun, maka empat kecamatan tetap akan terdampak. Dan langkah Pemprov sejauh ini hanya menyentuh area jalan utama, belum menjangkau perkampungan warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Ucapan Bupati Kudus di Hari Guru Bikin Haru: ‘Generasi Masa Depan Ada di Tangan Kalian!'

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Demak, Abdullah Zaini, turut menyampaikan bahwa aksi ini bukanlah demonstrasi, melainkan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual warga NU untuk mengetuk pintu langit dan hati para pemangku kebijakan.

“Banyak warga kehilangan tempat ibadah, jalan rusak, anak-anak tak bisa sekolah, dan pekerjaan pun hilang. Ini bukan lagi sekadar bencana alam, tapi sudah menjadi krisis kemanusiaan. Maka, kami memilih istighotsah sebagai jalan untuk memohon pertolongan Allah, sekaligus mengetuk perhatian pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan provinsi, namun meyakini penyelesaian menyeluruh hanya bisa dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Kami paham bahwa pemerintah daerah telah berjuang, tapi ini masalah besar yang butuh langkah strategis dari pusat,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru