Mengapa Fakultas Teknologi Pertanian IPB Terancam Dibubarkan?

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Institut Pertanian Bogor (IPB). dok.TEMPO

Ilustrasi Institut Pertanian Bogor (IPB). dok.TEMPO

SUARAMUDA, SEMARANG — Rencana perubahan struktur Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi sekolah teknik menuai respons dari sejumlah tokoh yang punya sejarah panjang dengan fakultas tersebut.

Mereka menegaskan pentingnya mempertahankan Fateta sebagai rumah besar pengembangan teknologi pertanian Indonesia yang berkontribusi sejak 1964.

Mantan Rektor IPB, Aman Wirakartakusumah, sekaligus pendiri Fateta mengatakan bahwa eksistensi fakultas ini tak bisa dilepaskan dari strategi pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak awal, Fateta hadir untuk mendukung semua mata rantai sektor pertanian, dari hulu sampai hilir,”ujar Aman saat ditemui di Aula IPB International Conventional Center, Bogor, Jawa Barat, Senin, 9 Juni 2025.

“Teknologi dan keilmuan yang dikembangkan di dalamnya menyokong isu pangan, energi, gizi, hingga kualitas hidup generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jalin Kerja Sama dengan DPD Ikatan Advokat Indonesia Jawa Tengah, Fakultas Hukum Unwahas Gelar Pendidikan Kemahiran Advokat

Aman juga menekankan Fateta merupakan wujud hibrida antara ilmu teknik, ilmu alam, manajemen, dan teknologi.

Menurut dia, membubarkan fakultas ini sama saja dengan mencabut roh teknologi dari pembangunan pertanian Indonesia.

Mantan Dekan Fateta IPB Florentinus Gregorius Winarno menyebut Fateta telah melahirkan dan membesarkan insan-insan pertanian tangguh.

Dia amat keberatan apabila fakultas tersebut diganti menjadi sekolah teknik.

“Kalau ditusuk jantung saya, darahnya darah Fateta. Saya bangun Fateta dari yang tidak dikenal, sekarang jadi mendunia,” ucapnya.

Winarno juga mengisahkan perannya dalam pendirian 17 STM Pembangunan Pertanian yang dulu berada di bawah binaan Fateta.

Kini, ia menyayangkan hubungan historis itu nyaris terputus. Menurut dia, perubahan struktur institusi tidak semestinya dilakukan dengan menghapus sejarah.

“Almamater itu, artinya ibu yang menyusui. Kalau sudah tua, bukan berarti harus diganti dengan ibu muda,” katanya menyindir rencana penggantian Fateta dengan sekolah teknik.

Baca Juga :  VIRAL! Mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an Protes UKT Mendadak: SIMA Dimatikan, Terancam Cuti Paksa!

Dalam pertimbangan

Sementara itu, Dekan Fateta IPB saat ini menyatakan proses transformasi fakultas ke sekolah teknik telah melalui pertimbangan panjang dan bukan keputusan sepihak.

“Empat program studi di Fateta, tiga di antaranya sudah berstatus sarjana teknik, satu lagi teknologi pangan. Semua prodi telah memilih untuk masuk ke struktur sekolah teknik,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa substansi ilmu teknologi pertanian tetap dijaga dan diperkuat.

“Ilmunya tidak dikurangi sesuil (sedikit) pun. Yang berubah hanya struktur organisasinya,” kata dia.

Ia membuka peluang diskusi akademik untuk mengevaluasi kembali keputusan ini, asal melalui mekanisme resmi.

“Silakan saja bikin naskah akademik baru. Tapi harus dosen aktif, bukan alumni,” ujarnya. (Red)

Sumber: Tempo

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB