Mahasiswa MBKM Bina Desa UPN “Veteran” Jawa Timur Ajak Warga Kuasai Strategi Marketing Online: WA Business, FB Grup, hingga Caption dari Chatgpt

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV FOTO : Sesi praktek pembuatan akun wa bussines, bergabung dengan grup facebook dan pembuatan caption dengan AI yang dipandu oleh  mahasiswa UPN

POV FOTO : Sesi praktek pembuatan akun wa bussines, bergabung dengan grup facebook dan pembuatan caption dengan AI yang dipandu oleh mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur

SUARAMUDA, MOJOKERTO – Mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur yang sedang mengikuti program MBKM Bina Desa mengadakan pelatihan khusus untuk warga Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Kali ini, mereka mengajak warga belajar cara jualan secara online, mulai dari menggunakan WhatsApp Business, promosi lewat grup Facebook, sampai membuat kata-kata promosi yang menarik dengan bantuan teknologi ChatGPT.

Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari program MBKM Bina Desa yang sudah berlangsung selama satu bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama itu, para mahasiswa tinggal dan beraktivitas langsung bersama masyarakat desa, membantu berbagai hal, termasuk pengembangan usaha kecil.

Mahasiswa ingin membantu warga agar bisa memasarkan produk yang mereka buat, seperti olahan kue kering, dengan cara yang lebih modern dan menjangkau banyak orang.

Maka dari itu, pelatihan fokus pada strategi marketing digital yang simpel dan bisa dipakai lewat HP.

“Banyak warga yang sudah punya produk bagus, tapi masih bingung jualannya gimana. Lewat pelatihan ini, kita ajarkan cara praktis promosi online,” kata salah satu mahasiswa.

Sesi pertama mengajarkan warga cara menggunakan WhatsApp Business. Aplikasi ini sebenarnya mirip WhatsApp biasa, tapi punya fitur tambahan seperti katalog produk, balasan otomatis, dan label untuk mengatur pelanggan.

Baca Juga :  Bagaimana "Indonesia Emas" Terwujud, Jika Pelajarnya Seneng Tawuran kek di Semarang: Contoh Jelek!

“Dengan WA Business, jualan bisa lebih rapi. Pembeli bisa langsung lihat produk dan harganya, tanpa harus tanya satu-satu,” jelas Yusri selaku pemateri.

Pada pelatihan ini warga diajak langsung praktik membuat akun bisnis mereka, serta melakukan pengisian profil usaha maupun menambahkan katalog produk.

Sesi kedua membahas cara membuat dan memanfaatkan grup Facebook. Mahasiswa menjelaskan bahwa Facebook masih banyak digunakan oleh masyarakat dan bisa menjadi tempat yang bagus untuk promosi.

“Di grup, kita bisa posting info produk, promo, atau cerita di balik usaha. Selain itu juga bisa lebih dekat dengan pelanggan,” ucap Joanne selaku pemateri.

Sesi terakhir jadi yang paling disukai warga: belajar membuat caption atau kata-kata promosi yang menarik pakai ChatGPT, yaitu alat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bisa membantu menulis.

Mahasiswa menunjukkan cara meminta bantuan ChatGPT, misalnya: “Buatkan caption untuk promosi kue kering yang cocok untuk santapan saat bersantai.” Hasilnya langsung muncul, dan bisa langsung digunakan di status WA atau posting di Facebook.

“Biasanya saya bingung nulis kata-kata buat jualan. Sekarang tinggal pakai ChatGPT, tinggal pilih mana yang cocok,” kata salah satu peserta pelatihan.

Baca Juga :  Universitas Wahid Hasyim Semarang Raih Predikat "Unggul", Alhamdulillah!

Kepala Desa Karangkuten, Ibu Novi Prihatiningrum, S.IP, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia senang karena pelatihan ini bisa membuka wawasan warga soal jualan online.

“Warga kami banyak yang mulai usaha, tapi masih promosi dari mulut ke mulut. Setelah ikut pelatihan ini, mereka jadi tahu cara promosi pakai HP sendiri, dan itu sangat bermanfaat,” ucapnya.

Ia berharap pelatihan seperti ini bisa terus dilakukan agar masyarakat makin melek digital.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program MBKM Bina Desa, di mana mahasiswa terjun langsung ke masyarakat untuk belajar sekaligus mengabdi.

Khusus pelatihan marketing ini, tujuannya adalah memberikan bekal nyata bagi warga agar bisa memasarkan produk secara mandiri, mudah, dan murah.

Cukup pakai HP, internet, dan kreativitas. Dengan strategi sederhana seperti WA Business, grup Facebook, dan caption dari ChatGPT, warga desa kini bisa ikut merasakan manfaat dari dunia digital dan membangun usaha dari rumah sendiri. (Red)

Penulis : Lely Amoi dan Ir. Sani, M.T., Mahasiswa dan Dosen Teknik Kimia UPN ’’Veteran’’ Jawa Timur

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB