Kapibara hingga Domba, Koleksi Baru Semarang Zoo Siap Menyapa Pengunjung

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung memberikan pakan satwa di Semarang Zoo.

Pengunjung memberikan pakan satwa di Semarang Zoo.

Semarang, SUARAMUDA
Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan edukasi konservasi kepada masyarakat. Terbaru, kebun binatang yang berlokasi di kawasan Mangkang, Kota Semarang ini menambah tiga jenis koleksi satwa baru, yaitu kapibara, sitatunga, dan sepuluh ekor domba. Satwa-satwa tersebut tiba pada Ahad (26/5/2025) malam.

Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo menjelaskan, penambahan koleksi satwa ini merupakan bagian dari program konservasi yang telah lama dirancang dan dijalin bersama berbagai pihak.

“Kapibara yang datang terdiri dari satu jantan dan tiga betina. Sedangkan sitatunga satu pasang. Kami berharap, ke depan bisa berkembang biak di sini dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung,” terangnya saat ditemui di kantornya, Selasa (27/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kerja sama dengan Taman Margasatwa Ragunan juga terus berlanjut. Beberapa jenis satwa lain seperti pelikan dan orangutan dijadwalkan menyusul, namun masih dalam proses perizinan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca Juga :  Inggit A Wulan Rilis Single “Cinta Bertahanlah”, Kisah Cinta yang Menguatkan di Tengah Luka

“Karena satwa yang dilindungi, proses administrasinya cukup panjang dan melibatkan berbagai tahapan,” imbuhnya.

Menurutnya, upaya pertukaran indukan juga terus diupayakan. Saat ini, Semarang Zoo memiliki tiga orangutan jantan. Rencananya, satu akan dikirim ke Ragunan dan digantikan dengan betina agar bisa dikembangbiakkan.

“Kami juga masih memikirkan nasib dua jantan lainnya, apakah akan dikawinkan di sini atau dipindah ke lembaga konservasi lain,” paparnya.

Hal serupa juga terjadi pada koleksi gajah. Dari tiga ekor gajah yang dimiliki, dua di antaranya berjenis kelamin jantan, sedangkan satu lainnya betina.

“Akan lebih efektif bila salah satu jantan dipindahkan ke tempat lain untuk memperbesar peluang reproduksi,” lanjut Bimo.

Baca Juga :  Peran Pendidikan Pancasila dalam Membangun Karakter Anti-Korupsi

Selain satwa liar, Semarang Zoo juga menambah koleksi hewan jinak yang dapat menunjang kegiatan edukasi bagi anak-anak, yaitu sepuluh ekor domba. Domba tersebut terdiri dari jenis texel betina, dorper jantan dan betina, serta sulfok jantan.

“Hewan ini tidak dilindungi dan cukup aman untuk interaksi langsung, cocok untuk program petting dan feeding anak-anak,” jelasnya.

Manajer Konservasi Semarang Zoo, Hedwigius Nico Setiawan, menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan secara matang fasilitas kandang, pola makan, hingga sistem adaptasi lingkungan bagi satwa-satwa baru. Ia berharap kehadiran koleksi baru ini dapat memberikan pengalaman edukatif yang lebih variatif kepada pengunjung.

“Kami juga sedang belajar memahami kebutuhan kolonisasi kapibara karena mereka hidup berkelompok. Tantangan ke depan adalah bagaimana membentuk koloni yang nyaman agar mereka bisa berkembang biak secara alami,” ujar Nico.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan
Cerita di Balik ‘Too Late to Hold On’, Lagu yang Menandai Kebangkitan Lysa Belmar
Pacaran Remaja: Antara Ekspresi Kasih Sayang dan Jerat Pelanggaran
Lulus Kuliah Tapi Susah Dapat Kerja: Salah Gen Z atau Pasar Kerjanya?
Bloger dan Jurnalis Indonesia Rasakan Langsung 8 Hari Jadi Mahasiswa di Rusia
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:36 WIB

GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:05 WIB

Cerita di Balik ‘Too Late to Hold On’, Lagu yang Menandai Kebangkitan Lysa Belmar

Berita Terbaru