Peran Pendidikan Pancasila dalam Membangun Karakter Anti-Korupsi

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Irin Juwivan, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Irin Juwivan, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

SUARAMUDA, SEMARANG — Korupsi di Indonesia merupakan suatu hal yang tidak asing lagi, banyaknya kasus korupsi setiap tahunnya menjadikan Indonesia menjadi negara yang krisis sumber daya manusia yang berjiwa Pancasila.

Dampak dari adanya tindakan korupsi ini tentu sangat signifikan, dimulai dari kerugian keuangan negara yang seharusnya dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan layanan publik lainnya.

Selain itu juga berdampak pada pembangunan ekonomi, melemahnya penegakan hukum, merusak reputasi bangsa, dan masih banyak lagi dampak yang diberikan, karena memang dampak yang diberikan oleh tindakan korupsi ini sendiri tidak sedikit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi Anti-Korupsi/ sumber gambar: Pinterest

Untuk mengatasi permasalahan di atas, perlu adanya jiwa Pancasila dalam diri setiap masyarakat, jika masyarakat di Indonesia mencintai dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di setiap langkah dan keputusan yang akan diambil, maka peluang terjadinya tindak korupsi akan semakin kecil.

Baca Juga :  Membangun Landasan Moral dan Identitas Bangsa Lewat Pemahaman dan Penghayatan Niai-nilai Pancasila

Seperti pada sila pertama, masyarakat akan selalu merasa diawasi ketika hendak melakukan suatu hal, sila kedua yang mengandung nilai untuk menghormati dan selalu bersikap adil disetiap hal.

Demikian pula pada sila ketiga yang selalu mencintai persatuan dan kesatuan, sila keempat yang menekankan adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan, dan pada sila kelima yang menuntut pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Dengan demikian, jika tiap masyarakat benar-benar memahami dan berjiwa Pancasila, tentu persentase korupsi di Indonesia tidak melejit begitu tinggi, yang kemudian berdampak pada terbangunnya fasilitas umum dan fasilitas lainnya seperti pendidikan dan kesehatan yang kemudian tidak dinomorduakan.

Baca Juga :  Korupsi Menghancurkan Rasa Keadilan Sosial?

Pendidikan Pancasila dalam implementasinya harus diintegrasikan dalam semua jenjang pendidikan, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Pendidikan Pancasila juga seharusnya tak hanya berfokus pada aspek kognitif saja, tetapi juga pada aspek afektif dan psikomotorik

Hematnya, dalam kegiatan pembelajaran, para siswa tidak hanya memahami nilai-nilainya saja, namun juga mampu menghayati dan mengimplementasikannya di kehidupan nyata.

Penulis: Irin Juwivan, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB