MDS Rijalul Ansor Kendal Dikukuhkan, Dzikir dan Shalawat Jadi Nafas Gerakan

- Penulis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus PC MDS Rijalul Ansor Masa Khidmat 2024-2028

Pengurus PC MDS Rijalul Ansor Masa Khidmat 2024-2028

Kendal, SUARAMUDA
Peringatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor ke-91 tingkat Kabupaten Kendal digelar meriah dengan nuansa khidmat dan semangat kebangsaan. Acara ini dirangkai dengan pelantikan bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Kendal serta pengukuhan pengurus Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kendal masa khidmat 2024–2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Jumat (16/5/2025) malam.

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kendal, Mokh Izudin dalam sambutannya menegaskan bahwa baiat yang telah diucapkan kader Ansor bukanlah formalitas belaka, melainkan ikrar yang harus dipegang teguh dalam hati dan diwujudkan dalam aksi nyata.

“Panjenengan semua adalah estafet perjuangan Nahdlatul Ulama. Maka tanggung jawab utama kader Ansor adalah menjaga Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, menjaga para kiai, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan pentingnya pengkaderan berkelanjutan untuk menjaga eksistensi Ansor di masa depan. “Ansor harus terus hidup dan bangkit. Ini bisa tercapai jika kaderisasi berjalan secara kuantitas maupun kualitas,” imbuhnya.

Baca Juga :  GP Ansor Siap Kerahkan Banser Untuk Bantu Polri Dalam Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo dalam arahannya mengajak seluruh kader untuk meneguhkan niat dalam mengabdi sebagai pelayan umat. Ia mengutip nasihat Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri yang ia terima saat mengikuti Pelatihan Kader Nasional (PKN) di Rembang.

“Kepemimpinan itu adalah amanah, dan amanah itu berarti melayani. Maka sahabat-sahabat Ansor harus siap melayani masyarakat,” ujar Dekan Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim ini.

Menurut Shidqon, di usia yang ke-91 tahun, Ansor harus semakin matang dan mandiri. Ia menyebutkan tiga pilar kemandirian yang perlu dikuatkan oleh seluruh kader, yakni kemandirian tradisi, politik, dan ekonomi.

“Pertama, kemandirian tradisi. Ini adalah identitas sosial kita. Kegiatan keagamaan dan kebudayaan harus terus digalakkan. Kedua, kemandirian politik, yaitu politik kebangsaan yang selaras dengan garis perjuangan NU. Dan yang ketiga adalah kemandirian ekonomi. Ansor dan Banser harus mandiri secara ekonomi agar mampu berkontribusi, bukan malah membebani organisasi,” terang Shidqon.

Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Pemuda Ansor merupakan bagian tak terpisahkan dari NU. Karena itu, PAC-PAC di daerah diimbau untuk terus bersinergi dengan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU setempat.

Baca Juga :  FGD, FKUB Kota Semarang Ajak Duduk Bersama Ormas Keagamaan, Bahas Raperda Toleransi di Kota Semarang

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kiprah GP Ansor yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, perjalanan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran Nahdlatul Ulama, dan sejarah NU pun tidak lepas dari kontribusi besar para kader Ansor.

“Kami berharap catatan-catatan sejarah yang ditulis hari ini dan ke depan akan terus menguatkan NKRI. Ansor telah terbukti menjadi penjaga ulama dan bangsa,” ujarnya yang merupakan A’wan Syuriyah PCNU Kendal.

Benny juga berharap sinergi antara GP Ansor dengan Pemerintah Kabupaten Kendal terus ditingkatkan. Ia menyebut, sebagaimana Ansor secara nasional ikut mengawal visi besar Asta Cita Presiden, dan di Jawa Tengah turut mengawal arah kepemimpinan Gubernur, maka di Kendal Ansor diharapkan bisa bersinergi mengawal program-program daerah.

“Kami sangat yakin, semangat sahabat-sahabat Ansor akan menambah semangat kami dalam membangun Kendal. Ansor selalu menjaga ulama, menjaga NKRI, dan senantiasa tunduk kepada arahan para kiai,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru