Meneropong Eksotisme Pantai Padi: Pantai Pasir Putih di Bangka Belitung

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spot wisata Pantai Padi, Kota Pangkalpinang (sumber: pinterest)

Spot wisata Pantai Padi, Kota Pangkalpinang (sumber: pinterest)

SUARAMUDA, SEMARANG — Salah satu spot wisata pantai yang ada di Kepulauan Bangka Belitung adalah Pantai Padi.

Adalah salah satu pantai dengan garis pantai yang panjang serta dengan hamparan pasir putih yang luas.

Tak heran, area pantai ini sering digunakan anak muda sebagai tempat ‘trek’, saat mereka berlatih motor balap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantai yang berjarak sekitar 7 kilometer dari Kota Pangkal Pinang ini juga memiliki ombak yang tenang dan air laut yang jernih.

Bermain air hingga ke tepi laut menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk dilakukan di sini.
Saat air laut surut, pengunjung dapat melihat terumbu karang yang berwarna kemerahan di sekitar pantai.

Pemandangan karang-karang ini menjadi salah satu ciri khas dan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke sini.

Para pengunjung juga dapat menyaksikan kapal-kapal tangker milik perusahaan penambang timah yang berada di laut lepas.

Baca Juga :  Uniknya Lebaran Versi Jamaah 'Islam Aboge' di Purworejo: Shalat Id Bareng Pemerintah, Baru "Balalan" Sehari Kemudian

Selain itu, pemandangan hijaunya pohon cemara yang ada di sekitar pantai para wisatawan bisa menikmati keindahan alam dengan berjalan-jalan di sepanjang bibir pantai, berenang atau sekedar bersantai di bawah perpohonan.

Nah, bagi kamu jika ingin berwisata di pantai ini, kamu bakal dikenakan tarif sebesar Rp.2.000 untuk kendaraan roda dua, serta Rp.5.000 untuk kendaraan roda empat.

Soal Tarif Pantai Padi

Berdasarkan Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, tarif harus mempertimbangkan aspek keadilan, daya beli masyarakat, dan kontribusi terhadap pemeliharaan objek wisata.

Dalam pendekatan ekonomi pariwisata, tarif masuk seharusnya mencerminkan nilai guna dan nilai tukar dari pengalaman wisata yang ditawarkan.

Tarif yang terlalu tinggi dapat menurunkan kunjungan, sedangkan tarif yang terlalu rendah dapat menghambat perawatan dan pengelolaan.

Oleh karena itu, penting untuk meninjau kembali penetapan tarif wisata agar tetap inklusif dan mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga :  Andromeda Soraya Comeback dengan Single Baru: "Lebih Baik Menjadi Teman"

Sejauh ini Kawasan Wisata Pantai Pasir Padi menjadi destinasi wisata favorit dan menjadi tempat penyelenggaraan event pariwisata dan budaya

Beberapa kegiatan yang pernah digelar, yakni Festival Pasir Padi, Sport Tourism seperti race pantai, colour run, jalan sehat, lomba-lomba baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun masyarakat atau swasta.

Pada saat ini kawasan wisata pantai Pasir Padi mampu mendatangkan sekitar 400.000 sampai dengan 500.000 wisatawan per tahunnya.

Tarif masuk Pantai Pasir Padi memang relatif terjangkau, namun belum sepenuhnya sebanding dengan kualitas layanan yang diberikan.

Perlu adanya evaluasi berkala agar tarif mencerminkan nilai pelayanan dan mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. (Red)

*) Ines Sagita, Mahasiswa Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bangka Belitung

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan
Cerita di Balik ‘Too Late to Hold On’, Lagu yang Menandai Kebangkitan Lysa Belmar
Pacaran Remaja: Antara Ekspresi Kasih Sayang dan Jerat Pelanggaran
Lulus Kuliah Tapi Susah Dapat Kerja: Salah Gen Z atau Pasar Kerjanya?
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:14 WIB

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:36 WIB

GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB