Apa Kabar Hardiknas 2025?

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Kaisar Adam *)

SUARAMUDA, SEMARANG – Saat dirayakan hari ini, Hari Pendidikan Nasional 2025 terasa sangat pedih. Bukan tanpa alasan, tapi banyak alasan dan realita yang bisa katakan hari ini bahwa pendidikan tidak baik-baik saja.

Hari ini kita merasakan dampak dari sebuah kebijakan yang dinilai baik oleh segelintir orang saja tapi, dampak buruk yang ditimbulkannya dirasakan oleh banyak orang: Efisiensi!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Efisiensi yang menyambar dunia pendidikan saat ini, menjadi bukti kuat bahwa orientasi kebijakan ke depan akan semakin amburadul dan merugikan banyak pihak.

Paling tidak, efisiensi dapat memangkas banyak alokasi dana pendidikan yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran.

Baca Juga :  Wuhan Ciptakan Kereta Langit: Transportasi Hijau dan Inovatif, Indonesia Bisa?

Tidak hanya itu, kebijakan ini turut menghantam sektor-sektor lain seperti ekonomi, kesehatan dan pembagunan.

Tak khayal, rasa pesimistis mulai banyak dirasa oleh masyarakat akan pemerintahan yang belum genap satu tahun ini.

Alih-alih turut memperbaiki dunia pendidikan, efisiensi yang terjadi sekarang diperparah dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang malah menimbulkan masalah baru dalam dunia pendidikan.

Dibanyak daerah, Program MBG ini memicu konflik akan ketimpangan sajian yang berbeda saat diberikan kepada peserta didik bahkan di beberapa sekolah menyebabkan keracunan massal.

Baca Juga :  Kejati Jateng Mulai 'Resik-Resik' SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Tidak hanya sampai disitu, transparansi yang mestinya dilakukan pemerintah, sampai saat ini hanya sekedar jadi ‘omon-omon’ tanpa ada tendensi serius untuk melakukan hal tersebut.

Lagi-lagi, masyarakat yang menjadi korban dari sebuah kebijakan yang amburadul tanpa ada perhitungan yang serius.

Momen ini seharusnya menjadi titik balik pemerintah dalam melakukan reorientasi kebijakan pendidikan sehingga jauh lebih terukur.

Tapi sayang, kita hanya dapat berharap dan terus menyuarakan aspirasi yang mestinya dapat dipertimbangkan menjadi sebuah bahan suatu kebijakan. (Red)

Selamat Hari Pendidikan Nasional!

*) Kaisar Adam, mahasiswa Pascasarjana UHAMKA Jakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Menjaga Gunung Ungaran, Menimbang Masa Depan Energi Kabupaten Semarang
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Selasa, 8 September 2026 - 08:49 WIB

Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB