Fenomena Judi Online di Bangka Belitung, Sudah Saatnya Bergerak Lebih dari Sekadar Memblokir Situs

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Devahira Fizatul Aulia dan ilustrasi judi online (dok pribadi)

Devahira Fizatul Aulia dan ilustrasi judi online (dok pribadi)

Oleh: Devahira Fizatul Aulia *)

SUARAMUDA, SEMARANG — Fenomema judi online telah menjadi masalah sosial di Indonesia, termasuk Bangka Belitung—dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan kata lain, apa yang dulunya menjadi perhatian kota-kota metropolitan kini telah menyebar bahkan ke wilayah pulau ini. Hal ini memiliki dampak yang sangat serius, dalam hal disintegrasi masyarakat, pendidikan, dan bahkan lembaga penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data terbaru mengungkapkan sebanyak 25 anggota Kepolisian Bangka Belitung telah disanksi karena terlibat dalam kasus judi online. Jumlah ini tergolong cukup banyak jika kita berbicara tentang sebuah institusi yang seharusnya menjadi lembaga penegakan hukum.

Baca Juga :  Mengenal Universitas Bangka Belitung: Didukung Manajemen yang Baik, Kini Wujudkan Komitmen Nyata untuk Pendidikan Berkualitas

Ini bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga sinyal bahaya bahwa fenomena judi online telah merusak apa yang dulunya merupakan benteng moral yang kuat.

Itu artinya, tidak hanya penegakan hukum yang terjebak, tetapi juga para pelajar dan mahasiswa. Menyorot hal itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung secara terbuka menyatakan bahwa banyak siswa di Pangkalpinang telah kecanduan perjudian online.

Baca Juga :  Dari Visi ke Aksi: Peran Misi dan Tujuan dalam Kesuksesan Perusahaan

Fenomena ini sangat miris. Maka, cobalah kita memikirkan hal itu; para muda yang seharusnya menjadi masa depan bangsa tetapi malah terjebak dalam kegiatan yang menghancurkan logika, merusak secara psikologis, dan sepenuhnya menghancurkan motivasi akademis mereka demi taruhan.

Kini, sudah saatnya generasi muda Bangka Belitung bergerak lebih dari sekadar memblokir situs judi online. (Red)

*) Devahira Fizatul Aulia, mahasiswa Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paradoks Fresh Graduate: Ketika Magang Menjadi Syarat Tak Tertulis Dunia Kerja
Mengapa Hukum Terlihat Berbeda Wajah? Sebuah Refleksi atas Keadilan di Indonesia
Mengapa Publik Lebih Cepat Menghakimi Pencuri Ayam daripada Koruptor?
Apakah Indonesia Membutuhkan Universitas Baru?
Mewaspadai Arah Kepemimpinan PBNU, Demi Menjaga Rumah Besar Kaum Nahdliyin
Solo Membara, Demokrasi Diuji
Satu Kerja, Lima Nama: Kenapa “Tugas Kelompok” Sering Berakhir Tidak Adil?
Gol yang Membakar Bumi
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Paradoks Fresh Graduate: Ketika Magang Menjadi Syarat Tak Tertulis Dunia Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:55 WIB

Mengapa Hukum Terlihat Berbeda Wajah? Sebuah Refleksi atas Keadilan di Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 22:59 WIB

Mengapa Publik Lebih Cepat Menghakimi Pencuri Ayam daripada Koruptor?

Senin, 27 Juli 2026 - 07:47 WIB

Apakah Indonesia Membutuhkan Universitas Baru?

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:48 WIB

Mewaspadai Arah Kepemimpinan PBNU, Demi Menjaga Rumah Besar Kaum Nahdliyin

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB