LLDikti Sumut Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Kisruh UDA: “Kami Ikuti SK yang Sah, Urusan Rektor Bukan Wewenang Kami”

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof Saiful Anwar Matondang (dok istimewa)

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof Saiful Anwar Matondang (dok istimewa)

SUARAMUDA, MEDAN – Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Saiful Anwar Matondang, akhirnya angkat bicara soal kisruh yang terjadi di tubuh Yayasan Perguruan Darma Agung (UDA).

Menurut Prof. Saiful, LLDikti hanya mengakui kepengurusan yayasan yang terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM.

Kepengurusan sah tersebut tercantum dalam SK Nomor AHU-0008615, yang terbit pada 10 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak punya wewenang menilai siapa yang sah atau tidak. Kalau ada yang tidak setuju, silakan tempuh jalur hukum lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” tegas Prof. Saiful, Rabu (30/4/2025).

Baca Juga :  28 Tim Pelajar Bertarung di SaintekMu Cup, Hadiahnya Bikin Ngiler!

Ia juga menjelaskan, LLDikti tidak punya hak untuk mengangkat atau memberhentikan rektor. Urusan itu sepenuhnya menjadi kewenangan yayasan.

“Jangan bawa-bawa LLDikti ke dalam konflik. Saya pastikan, kami tidak pernah menunjuk rektor. Itu urusan internal yayasan,” ujarnya.

Terkait kabar adanya dualisme kepemimpinan di UDA dan Institut Sains TD Pardede (ISTP), Prof. Saiful menegaskan hal tersebut tidak benar.

“Tidak ada dualisme. Kami hanya mengikuti data yang resmi di Kemenkumham,” tambahnya.

Baca Juga :  Joint Bareng LDNU PCNU Kabupaten Pati, MTs Raudlatut Tholibin Gelar Festival Da’i Muda

Meski tidak terlibat dalam konflik, LLDikti tetap menjamin hak akademik mahasiswa dan dosen tetap terlindungi.

Hal ini tertuang dalam surat resmi LLDikti Nomor 1001 dan 1002 tahun 2025 tentang perlindungan dan kepastian hukum di UDA dan ISTP.

“Fokus kami adalah memastikan mahasiswa, terutama yang sudah semester akhir, tetap bisa mendapatkan ijazah yang sah dan diakui,” jelasnya.

Langkah ini juga dilakukan untuk mencegah konflik berkepanjangan seperti yang pernah terjadi di Institut Teknologi Medan (ITM) pada 2019 silam. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:07 WIB

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:22 WIB

Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:53 WIB

GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:28 WIB

Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi Universitas Republik Indonesia (URI) dihasilkan dari chatgbt. (dok.suaramuda.net)

OPINI

Apakah Indonesia Membutuhkan Universitas Baru?

Senin, 27 Jul 2026 - 07:47 WIB