SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar bagus buat pagi kamu, Kamis (1/10)! Kontingen Indonesia resmi melewati target emas dari Kemenpora di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Pahlawannya adalah Nurisa Dian Ashrifah, atlet panahan yang menang di nomor compound individual putri. Itu emas kelima Indonesia di Asian Games kali ini, padahal target awalnya cuma empat.
Targetnya Memang Dibuat Realistis
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum Asian Games dimulai, Menpora Erick Thohir sudah bilang bahwa empat emas adalah angka yang masuk akal. Angka itu turun dari raihan Asian Games 2022, yang berhasil membawa pulang tujuh emas.
Kenapa turun? Menurut Erick, beberapa nomor andalan Indonesia tidak lagi dipertandingkan, mulai dari dua nomor dragonboat sampai cabang menembak.
Dia menyebut itu bagian dari “politik olahraga” yang memang biasa terjadi. Harapan medali pun bertumpu pada cabang yang selama ini jadi lumbung emas, yaitu bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi.
Empat Emas Sebelumnya: Satu Per Satu Datang
Prediksi Menpora tidak meleset jauh. Empat emas pertama datang dari:
– Tim bulu tangkis beregu putra
– Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra
– Rahmat Erwin Abdullah di angkat besi
– Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang menyumbang satu medali emas bergengsi
Target empat emas pun terpenuhi lebih dulu, dan sehari kemudian bonus datang dari arena panahan.
Nurisa, 20 Tahun, dan Sejarah Baru
Pagi tadi waktu Indonesia, bidikan akurat Nurisa berbuah emas. Di usia 20 tahun, dia mencatat sejarah sebagai atlet pertama Indonesia yang meraih emas panahan di Asian Games.
Selain menggenapi lima emas, dia juga mencetak catatan baru buat cabang panahan Tanah Air. Euforianya belum berhenti, karena masih banyak atlet Indonesia yang akan turun di laga perebutan medali.
Peluang menambah emas dan naik di klasemen perolehan medali Asian Games 2026 masih terbuka lebar. (Red)













Komentar