Pendidikan Kewarganegaraan, “Vaksin” untuk Imunitas Problem Bangsa

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Isnaeni Nur Hidayah, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta

Isnaeni Nur Hidayah, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta

SUARAMUDA, SEMARANG – Di era global dengan didukung digitalisasi yang serba cepat, banyak masyarakat—terutama generasi muda—mengalami krisis identitas kebangsaan.

Arus informasi tanpa batas membawa berbagai pengaruh budaya asing yang tanpa disadari, mulai mengikis nilai-nilai kebangsaan.

Di sinilah urgensi pendidikan kewarganegaraan (PKn) semakin terasa: sebagai “vaksin” yang dapat memperkuat imunitas bangsa terhadap disintegrasi sosial dan lunturnya kesadaran bernegara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidikan kewarganegaraan bukan hanya sekadar pelajaran hafalan tentang konstitusi atau sejarah perjuangan bangsa.

Lebih dari itu, PKn membentuk karakter dan pemahaman bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga keutuhan negara.

Baca Juga :  Tim Futsal UNY Raih Juara di Ajang Turnamen Futsal FARMASI CUP UII 2024

Tanpa pemahaman yang kuat tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, masyarakat akan semakin individualistis, apatis, bahkan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah.

Fenomena meningkatnya intoleransi, maraknya penyebaran hoaks, hingga ketidakpedulian terhadap hukum dan demokrasi menunjukkan betapa lemahnya pemahaman akan kewarganegaraan.

PKn seharusnya menjadi alat yang membangun kesadaran kritis, di mana setiap warga dapat memilah informasi, berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial-politik, dan menjaga keberagaman sebagai kekuatan, bukan ancaman.

Baca Juga :  Mendikti Mau Kuliahkan Dosen Hingga S-3 dan Siapkan 15 T Beasiswa di Kampus, Apakah ini Kabar Baik Buat Dosen & Mahasiswa?

Jika pendidikan kewarganegaraan diabaikan, maka generasi mendatang berisiko tumbuh tanpa pegangan kuat terhadap identitasnya sebagai bangsa.

Oleh karena itu, PKn harus diperkuat, tidak hanya sebagai mata pelajaran formal, tetapi sebagai budaya yang ditanamkan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat.

Hanya dengan cara ini, kita dapat memastikan bahwa bangsa ini tetap kokoh, tidak mudah terombang-ambing oleh arus globalisasi yang tak selalu membawa manfaat.

*) Penulis: Isnaeni Nur Hidayah, mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB