SUARAMUDA, SURABAYA — Pada Rabu, 26 Februari 2025 di halaman depan SD Santo Carolus Surabaya menggelar kegiatan bagi para peserta didik, salah satunya adalah kegiatan Market Day.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh peserta didik kelas 1 dan 4. Dalam kegiatan ini peserta didik belajar menjual berbagai kreasi makanan dan minuman serta pernah-pernik hasil kreativitas anak-anak sendiri serta stand permainan.
Market Day ini di laksanakan dengan tujuan untuk mendidik peserta didik mengembangkan jiwa entrepreneur sekaligus penguatan karakter siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan Market Day diselenggarakan sebagai bentuk perwujudan dan aplikasi penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Ada nilai religius, kemandirian dan gotong royong. Dari nilai religius, siswa dilatih untuk melakukan nilai-nilai kejujuran dalam proses jual beli sampai dengan laporan perolehan hasil.
Wujud sikap mandiri dan gotong royong yaitu anak-anak diberi kebebasan untuk mempersiapkan lapak, memilih dan menjajakan barang dagangannya.
Sekolah hanya memberi rambu-rambu bahwa yang dijual dalam bentuk jajanan makanan dan minuman yang sehat dan tidak mengandung bahan pengawet dan tetap memperhatikan salah satu gerakan 7K yaitu pantang plastik dan sterofoam.

Pemilihan menu makanan dan minuman, serta konsep pemasaran dan manajemen usaha, diserahkan semuanya kepada peserta didik dengan arahan dari wali kelas masing-masing.
Peserta didik diberi keleluasaan menggunakan lingkungan sekolah yang berupa halaman depan sekolah sebagai lokasi tempat membuka usaha mereka dalam acara Market Day tersebut.
“Dalam acara ini tidak ada intervensi dari guru maupun karyawan. Peserta didik sendiri yang berkreativitas maunya seperti apa, dan barang yang dijual apa, bebas tetapi tetap memperhatikan nilai KPKC yaitu bebas plastik dan setereofoam,”ucap Ibu Muri selaku koordinator Market Day.
Meskipun diberikan kebebasan tetapi ternyata konsep para peserta didik dinilai sangat bagus dan berhasil.
Halaman SD Santo Carolus yang biasanya sepi pada saat jam pembelajaran berubah menjadi lapak-lapak / stand-stand meja seperti pasar tradisional.
Ditambah pula dengan suara anak-anak yang mempromosikan barang dagangannya menjadikan kegiatan market day menjadi meriah.
Di samping itu dengan kreativitas promosi menjadikan hal ini tentunya mengajarkan ke anak-anak untuk menjadi marketing dalam pemasaran barang.
Ke depannya mereka bisa menjadi orang-orang marketing yang hebat saat terjun di masyarakat.
Peserta didik sangat antusias dalam kegiatan ini, sehingga ada beberapa stand yang berhasil menjual habis produknya dalam waktu yang singkat.
“Puji Tuhan, sosis bakar, burger mini, kentang goreng dan es milo yang kami jual laris dalam waktu yang singkat Bu, senang sekali bisa merasakan berjualan. Ternyata seru dan semoga di untuk semester berikut masih ada lagi, “ungkap Michael salah satu siswa kelas 4A.
Masih banyak lagi menu-menu yang dijual di stand market day ini seperti kripik pangsit, chicken pok pok, donat, jeli, kue, pentol, momoge oreo dan masih banyak lainnya. Adapun berbagai jenis minumannya seperti es jeruk, nutrisari, es milo, dan es melon.
Tidak hanya makanan dan minuman tetapi juga menjual mainan dan alat tulis serta ada yang membuka stand permainan. Harga-harga yang dijual pun bervariasi dan terjangkau mulai dari lima ratus hingga sepuluh ribu rupiah.
“Tentunya ini dengan kegiatan Market Day ini sangat bermanfaat untuk bekal nanti setelah lulus. Pengalaman yang diperoleh dalam hal kewirausahaan dapat dikembangkan lagi saat nanti menempuh pendidikan di sekolah selanjutnya,” ujar Bu Lastri selaku kepala sekolah SD Santo Carolus.
“Dan dari kegiatan market day ini, kedepannya sekolah dapat mencetak entrepreneur-entrepreneur yang baru dan handal, ‘ujar Ibu Lastri lebih lanjut. (Red)
Penulis: Tina













Komentar