SUARAMUDA, JAKARTA – Paguyuban Pagar Klego dengan penuh semangat merayakan hari ulang tahunnya yang ke-7, Minggu (26/1/ 2025).
Acara perayaan ini berlangsung meriah di lapangan outdoor SMP Islam Al Azhar 19 yang beralamatkan di Jl. Jambore No.4, RT.4/RW.14, Cibubur, Kec. Ciracas, Kota Jakarta Timur.
Acara ini dikemas dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh pengurus maupun anggota paguyuban kelurahan di bawah teritoral Paguyuban Pagar Klego di Jabodetabek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan utama dalam acara tersebut adalah perlombaan pembuatan tumpeng, yang diikuti oleh sejumlah perwakilan kelurahan dari anggota paguyuban.
Tumpeng, yang merupakan simbol rasa syukur dalam tradisi masyarakat Indonesia, dihadirkan dalam berbagai bentuk yang kreatif dan menarik.
Ketua Paguyuban Pagar Klego, Sunawan, mengatakan, melalui perlombaan pembuatan tumpeng ini pihaknya ingin melestarikan budaya tradisional sekaligus memberikan kesempatan kepada anggota untuk berkreasi dan menunjukkan kekompakan dalam bekerja sama.
“Tumpeng-tumpeng yang dihasilkan dalam perlombaan tersebut tidak hanya enak dilihat, tetapi juga kaya akan makna, ” ujarnya.
Dalam teknisnya, setiap peserta berusaha menampilkan tumpeng dengan dekorasi yang unik dan bahan-bahan pilihan yang menggugah selera.
Selain itu, para juri yang terdiri dari empat wanita dan ahli kuliner, memberikan penilaian berdasarkan kreativitas, cita rasa, serta keaslian tradisi yang dihadirkan.
Acara ini juga diisi dengan pemberian motivasi, bermain anglung, hiburan musik tradisional jawa dan hidangan makanan khas Jawa .
Para tamu undangan dan anggota paguyaban yang turut hadir pun terlihat antusias mengikuti jalannya acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari.
Perayaan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antaranggota paguyuban, serta menjadi momentum untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya lokal.
Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan komitmen Paguyuban Pagar Klego dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan di tengah-tengah masyarakat.
“Semoga dengan adanya acara ini, Paguyuban Pagar Klego semakin solid dan terus berkembang. Kami juga berharap budaya dan tradisi yang ada tetap hidup dan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tambah Sunawan.
“Dengan suksesnya acara ini, Paguyuban Pagar Klego berharap dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat khususnya para anggota untuk berkarya, berkolaborasi, dan menjaga kekayaan budaya yang dimiliki, “tutup Sunawan diakhir sambutan.
Sebagai informasi, Paguyuban Pagar Klego adalah sebuah organisasi yang berfokus pada pelestarian budaya dan penguatan tali persaudaraan antarwarga
Paguyuban ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat. Adapun tagline yang menjadi spirit gerak paguyuban Pagar Klego adalah “Guyub, Rukun, Turut Mbagun Deso”. (Red)













Komentar