PHK Massal Seluruh Karyawannya, Begini Perjalanan Panjang Stasiun Televisi ANTV

- Penulis

Senin, 23 Desember 2024 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA — Kabar kurang sedap dirilis laman ntbsatu.com, (22/12/2024), terkait PHK massal yang dialami karyawan televisi swasta: ANTV.

Berita itu menegaskan pengumuman PHK massal terhadap seluruh karyawan divisi produksi pada 18 Desember 2024 lalu.

Informasi ini awalnya mencuat melalui unggahan seorang karyawan di platform TikTok, yang menggambarkan suasana emosional ketika pengumuman PHK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karyawan tersebut mengungkapkan bahwa Human Capital Development (HCD) mengumpulkan para pekerja untuk menyampaikan keputusan ini.

“Kami dikumpulkan oleh HCD untuk mendengar kabar tidak menyenangkan. Di mana seluruh divisi produksi di-PHK,” ungkap salah satu karyawan dengan nama Tiktok @bapaknyafaby.

Keputusan itu menandakan adanya upaya restrukturisasi besar-besaran yang perusahaan lakukan untuk bertahan dalam persaingan. Lantas, bagaimana sejarah perjalanan ANTV?

Perjalanan ANTV

Sebagian dari para pembaca, ‘Kawan Muda’, mungkin belum lahir di saat awal berdirinya salah satu televisi swasta di Indonesia, ANTV. Kok bisa?

Baca Juga :  Yes! KPU Sragen Telah Tetapkan Daftar Pemilih Sementara 763.714 Orang

Ya, karena stasiun Andalas Televisi (ANTV) ini resmi mengudara tanggal 1 Maret 1993, setelah siaran percobaan pada Januari 1993. Awalnya, ANTV fokus sebagai stasiun lokal di Lampung.

Kepemilikan awalnya berada di bawah Bakrie Group, yang kemudian mengubah fokus menjadi siaran nasional. Manajemen pun memindahkan kantor operasionalnya ke Jakarta.

Sejak berdiri hingga kini, struktur kepemilikan ANTV mengalami beberapa perubahan signifikan. Pada periode 1995 hingga 2002, ANTV berafiliasi dengan MTV Asia, yang memberikan pengaruh besar dalam pengemasan kontennya.

Pada tahun 2005, STAR TV, anak perusahaan dari konglomerasi media global, membeli 20 persen saham ANTV. Tak lama, mereka melepas kepemilikan pada 2009.

Sejak saat itu Visi Media Asia, bagian dari Bakrie Group melalui PT Intermedia Capital, menjadi pengendali utama ANTV dengan menguasai 99 persen saham.

Andalas Televisi ini pun terkenal dengan pendekatan kontennya yang inovatif, termasuk tayangan hiburan dan drama keluarga.

Tantangan Tranformasi Digital Televisi

Baca Juga :  22 Tahun PMII Wahid Hasyim Bisa Apa?

Sayangnya, tantangan berat harus dihadapi stasiun televisi swasta ini dalam beberapa tahun terakhir. Terutama dalam menghadapi transformasi digital dan perubahan pola konsumsi media.

Buntut dari semua itu—pada Desember 2024—ANTV menghadapi tekanan finansial akibat utang mencapai Rp8,79 triliun kepada 12 kreditur.

Hal ini diduga memaksa manajemen untuk mengambil langkah restrukturisasi besar, termasuk PHK massal.

Fiks! Perusahaan mau engga mau harus melakukan upaya restrukturisasi besar-besaran untuk bertahan dalam persaingan.

Sebab, kondisnya saat ini dalam tekanan persaingan ketat dari platform digital dan layanan streaming, yang menggeser perhatian audiens televisi konvensional.

Kita musti prihatin, kasus PHK massal ANTV ini menyoroti betapa gentingnya situasi industri televisi di Indonesia.

Sebelumnya, NET TV juga mengambil langkah serupa pada 2023 untuk menstabilkan kondisi finansial mereka.

Kini, ANTV turut memanfaatkan momen ini untuk bertransformasi lebih jauh. Meski keputusan PHK meninggalkan dampak sosial yang signifikan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama
Kala MBG Digoyang Demo, Kantor BGN Disegel: yang Kenyang Anak atau Masalahnya?
Prabowo Bilang RI Salah Arah Sejak 1990-an, Masak sih? Netizen Langsung Cek Google Maps Nasional!
Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, Gara-Gara iPhone 17 yang Tak Jadi ‘Pulang Kampung’
Bloger dan Jurnalis Indonesia Rasakan Langsung 8 Hari Jadi Mahasiswa di Rusia
Kampung Wisata Jangan Jadi Proyek Pariwisata Elitis, Warga Jogja Harus Menjadi Pemilik Utama
Sangat Prihatin! 39 Daerah Tak Mampu Gaji PPPK
Korupsi MBG, Apakah Dadan Benar-benar Ditahan?
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:06 WIB

Prabowo Bilang RI Salah Arah Sejak 1990-an, Masak sih? Netizen Langsung Cek Google Maps Nasional!

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, Gara-Gara iPhone 17 yang Tak Jadi ‘Pulang Kampung’

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:46 WIB

Bloger dan Jurnalis Indonesia Rasakan Langsung 8 Hari Jadi Mahasiswa di Rusia

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:07 WIB

Kampung Wisata Jangan Jadi Proyek Pariwisata Elitis, Warga Jogja Harus Menjadi Pemilik Utama

Berita Terbaru