Pengurus JPPPM Nusantara Melaksanakan Courtesy Call di Kedutaan Besar Republik Indonesia Amerika Serikat

- Penulis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, WASHINGTON, D.C. – Ketua Nawaning JPPPM Nusantara, Ning Fetra Nurkhikmah, S.Psi., beserta rombongan melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) dalam rangka kegiatan micro-credential, salah satunya ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amerika Serikat.

Kunjungan ke Amerika ini merupakan program beasiswa non gelar micro-credential berasal dari Dana Abadi Pesantren (DAP) yang merupakan hasil kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Sebagai informasi, micro-credential adalah program pendidikan/pelatihan jangka pendek dengan topik materi pendidikan dan pelatihan yang bersifat teknis dan spesifik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Micro-credential juga bersifat non-gelar, dalam artian peserta yang telah menyelesaikan pendidikan tidak memperoleh gelar akademik.

Baca Juga :  Pesawat Tempur AS F-22 Raptor Akan Mendarat di Bali: Perdana dalam Sejarah, Cuy!

Ning Fetra melakukan program tersebut selama 2 bulan di American Islamic College (AIC).

Selama program, peserta bertukar ide dan gagasan, terutama tentang wawasan internasional, kehidupan beragama, dan strategi untuk menanamkan sikap moderat pada masyarakat melalui agen moderasi beragama.

Program micro-credential di Amerika Serikat ini adalah yang pertama kali dilaksanakan, bertujuan untuk memberdayakan santri, pengasuh dan elemen pesantren, khususnya mereka yang memiliki kemampuan membaca kitab kuning, agar dapat mengembangkan wawasan keilmuan secara global dengan perspektif Barat.

“Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi internasional dalam melestarikan peradaban Islam yang damai dan progresif,” ujar Ning Fetra.

Baca Juga :  Kenalkan Seni Islam Nusantara, Tim Hadrah 'Mavia Shalawat' Tampil Semarakkan Peringatan Hari Bahasa Arab di Pakistan

Ia menambahkan bahwa pendekatan seperti konsep madrasah discourse menjadi landasan utama dalam membangun perdamaian melalui pendekatan yang kolaboratif dan berorientasi pada masa depan.

Kehadiran Ning Fetra dan rombongan di KBRI mendapat sambutan hangat dari jajaran diplomatik.

Dalam diskusi yang berlangsung, dibahas berbagai potensi kolaborasi antara KBRI dan peserta program untuk mendukung pengembangan kapasitas pesantren di tingkat global.

Program ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi santri Indonesia untuk tampil di kancah internasional, membawa semangat inovasi, dan memperkuat peran pesantren dalam membangun peradaban dunia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB