Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof Abdul Mu’ti Resmikan RSI Muhammadiyah 2 Patean Kendal

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, SUARAMUDA
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, menyambut baik kehadiran Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah 2 di Patean sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Kendal.

“Di wilayah ini belum ada rumah sakit yang representatif, sehingga RSI Muhammadiyah 2 diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat,” ungkapnya saat meresmikan rumah sakit tersebut. Minggu, 17/11/2024.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kendal melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) menambah Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Kesehatan (AUMKes) dengan berdirinya RSI Muhammadiyah 2 Patean.

Rumah sakit ini diharapkan dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat di wilayah Kendal bagian atas.

Sejarah Pendirian RSI Muhammadiyah 2 Patean
Ketua PDM Kendal, H. Ikhsan Intizam, menjelaskan bahwa pembangunan RSI Muhammadiyah 2 Patean tidak lepas dari sejarah panjang perjuangan Muhammadiyah dalam bidang kesehatan.

“Ini adalah bukti perjuangan dan keikhlasan. RSI Muhammadiyah 2 dibangun di atas lahan wakaf seluas 5.027 meter persegi dari keluarga Karsono,” tutur Ikhsan.

Sebelumnya, lokasi tersebut merupakan rumah bersalin yang diresmikan pada 1992, namun terhenti operasinya pada tahun 2007 karena keterbatasan sumber daya manusia.

Bangunan tersebut kemudian difungsikan sebagai lembaga pendidikan hingga 2023. Melalui kesepakatan bersama, MPKU PDM Kendal memutuskan untuk menghidupkan kembali fungsi kesehatan di lokasi tersebut dengan membangun RSI Muhammadiyah 2 Patean, yang pembangunannya rampung dalam waktu 8,5 bulan.

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah yang telah mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan.

“Satu-satunya organisasi yang membantu mewujudkan janji politik saya saat kampanye adalah Muhammadiyah,” ujar Dico.

Ia mengungkapkan bahwa rencana untuk membangun rumah sakit di wilayah Sukorejo dan Patean merupakan salah satu prioritasnya sejak awal menjabat.

Dengan berdirinya RSI Muhammadiyah 2, Dico berharap fasilitas kesehatan ini dapat berkolaborasi dengan layanan kesehatan lain di Patean, seperti Rumah Sehat BAZNAS dan Puskesmas.

Bupati Dico juga menyoroti pentingnya fasilitas kesehatan sebagai penentu kesejahteraan masyarakat. Saat ini, Kabupaten Kendal telah mencapai 98 persen Universal Health Coverage (UHC), sehingga hadirnya RSI Muhammadiyah 2 diharapkan dapat mendukung program BPJS Kesehatan yang tengah dijalankan.

Direktur RSI Muhammadiyah 2 Kendal, dr. Bramuchaer, menjelaskan bahwa rumah sakit ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

RSI Muhammadiyah 2 memiliki total 61 tempat tidur, yang terdiri dari kamar standar, kelas 1, VIP, dan ruang isolasi. Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dilengkapi dengan 13 tempat tidur, kamar ICU, serta dukungan dari sejumlah dokter spesialis.

dr. Bramuchaer menyatakan bahwa RSI Muhammadiyah 2 Patean direncanakan akan mulai beroperasi secara penuh pada awal tahun 2025.

“Kami berharap rumah sakit ini bisa menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau,” ungkapnya.

Dengan hadirnya RSI Muhammadiyah 2 Patean, masyarakat Kendal diharapkan dapat menikmati akses layanan kesehatan yang lebih baik, mendekatkan fasilitas medis ke wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau, serta mendorong budaya hidup sehat di kalangan warga.

Baca Juga :  Wujudkan Pendidikan Karakter, Siswa MAN 1 Sumedang Berikan Donasi Korban Kebakaran di Cimalaka
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB