Ketua RMI PWNU Jawa Tengah Ajak Santri Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

- Penulis

Minggu, 27 Oktober 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin bersama Ketua Panitia Hari Santri 2024 Gus Zaki saat kunjungi stand RMI PWNU Jateng. Di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Ahad, 27/10/2024

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin bersama Ketua Panitia Hari Santri 2024 Gus Zaki saat kunjungi stand RMI PWNU Jateng. Di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Ahad, 27/10/2024

SUARAMUDA, SEMARANG – Sebanyak 28 Ribuan santri dan warga Nahdliyyin memadati Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang dalam acara Jalan Sehat Santri NU Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Semarang, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Jateng, Lembaga Ma’arif NU Jateng dan lainnya. Ahad, 27/10/2024.

Kegiatan ini merupakan puncak dari peringatan Hari Santri 2024 Jawa Tengah dan bertujuan menginspirasi santri untuk terus meningkatkan kompetensi mereka, demi cita-cita Indonesia Emas 2045.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Razin meminta untuk meniatkan jalan sehat ini agar kita semua sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita niatkan jalan sehat untuk kita semua, agar kita semua sehat dan dapat menyambut generasi emas tahun 2045,” kata Gus Rozin sapaan akrabnya.

Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian Hari Santri 2024, sebelumnya sudah digelar istighosah, kemudian apel upacara Hari Santri di kantor PWNU Jateng. Tema besar kita, Menuju Generasi Emas 2045. Selama ini kita memahami orang NU di pesantren-pesantren itu kurang gerak, kurang olahraga mulai dari pagi sampai malam itu hanya kegiatan belajar, lanjutnya.

Baca Juga :  Polsek Sukorejo Salurkan Infaq Ramadhan Ke Panti Asuhan Yatim Piatu Aisyiyah

“Maka kita ingin memasyarakatkan olahraga dan hidup sehat, tidak akan terjadi santri, orang NU menjadi generasi emas yang tulen tanpa kesehatan,” tandasnya.

Sementara itu Ketua RMINU Jawa Tengah, KH. Ahmad Fadlullah Turmudzi, yang akrab disapa Gus Fad saat kami temui disela-sela acara menekankan pentingnya peran santri dalam pembangunan masa depan Indonesia.

“Dalam momentum Hari Santri 2024 ini, kita sebagai santri harus terus berusaha untuk menyiapkan diri dengan mengaji, belajar, serta menguatkan kompetensi kita untuk menuju Indonesia Emas 2045,” kata Gus Fad yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pendidikan Diniyah Formal (Aspedif) se-Indonesia ini.

Menurutnya, santri perlu menyadari tanggung jawab besar mereka dalam membangun bangsa. Ia berharap, melalui pendidikan di pesantren, para santri tak hanya menjadi pribadi yang beriman, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dan kemampuan beradaptasi.

“Ketika saatnya tiba untuk mengabdi pada negeri ini, santri harus memiliki kompetensi yang handal, sehingga mereka bisa berkontribusi nyata untuk bangsa dan negara,” lanjutnya.

Acara ini, meskipun dirancang dalam waktu singkat, berhasil digelar dengan lancar. Gus Fad mengakui adanya sejumlah kendala yang muncul dalam persiapan, namun hal itu berhasil diatasi berkat kerja sama dan solidaritas di antara elemen-elemen PWNU Jawa Tengah.

Baca Juga :  Banjir, Bupati Grobogan Setyo Hadi Tinjau Langsung Lokasi Tanggul Jebol di Wilayah Gubug

“Setiap acara pasti memiliki tantangan, tapi dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, Alhamdulillah, semua kendala dapat diatasi,” ungkapnya.

Kegiatan Jalan Sehat Santri ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, namun juga sarana untuk memperkuat ikatan di antara para santri dan pengurus NU.

Melalui acara ini, PWNU Jawa Tengah berharap para santri dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta menginspirasi generasi muda lain untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Gus Fad juga mengingatkan pentingnya kesiapan para santri dalam menyongsong Indonesia Emas.

“Jadikan momen Hari Santri ini sebagai pemacu untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Dengan bersama-sama, kita bisa membangun Indonesia yang lebih baik di tahun 2045,” pungkasnya.

Kehadiran ribuan santri dalam acara ini mencerminkan antusiasme yang tinggi, serta komitmen mereka untuk menjadi bagian dari generasi yang berkontribusi dalam memajukan bangsa.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB