Ribuan Warga Padati Kirab Hari Santri MWCNU Sukorejo, H. Benny Karnadi Tekankan Pentingnya Fatwa Jihad

- Penulis

Minggu, 20 Oktober 2024 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

H. Benny Karnadi saat memberikan sambutan pada Kirab Karnaval Hari Santri di Sukorejo Kendal

H. Benny Karnadi saat memberikan sambutan pada Kirab Karnaval Hari Santri di Sukorejo Kendal

SUARAMUDA, KENDAL– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sukorejo sukses menggelar kirab karnaval dalam rangka memperingati Hari Santri, yang dihadiri ribuan masyarakat.

Acara ini berlangsung meriah, dengan peserta kirab yang berjalan menempuh rute dari Kantor Urusan Agama (KUA) Sukorejo hingga berakhir di pesantren Ki Bodo.

Arus lalu lintas di jalur utama menuju Temanggung pun sempat tersendat akibat antusiasme warga yang membanjiri jalan untuk menyaksikan karnaval tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

A’wan Syuriyah PCNU Kendal, H. Benny Karnadi, turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara itu. Ia mengingatkan masyarakat tentang pentingnya peringatan Hari Santri sebagai momen untuk mengenang sejarah perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Innalillahi, Dalang Kondang Ki Anom Suroto Wafat

“Momentum Hari Santri pada tanggal 22 Oktober ini adalah pengingat bagi kita, seluruh rakyat Indonesia, tentang peran besar Nahdlatul Ulama dalam menjaga keutuhan NKRI melalui Fatwa Jihad dan Resolusi Jihad. Ini bukan hanya sejarah, tapi komitmen NU dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan bangsa,” ujar Calon Wakil Bupati Kendal ini.

Lebih lanjut, H Benny mengatakan Fatwa Jihad dan Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 merupakan tonggak sejarah penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :  Menyerap Aspirasi Warga ala Gubernur Ahmad Luthfi

Fatwa tersebut menyerukan seluruh umat Islam, khususnya di Jawa dan Madura, untuk berjihad melawan pasukan kolonial yang berupaya kembali menguasai Indonesia pasca-Proklamasi Kemerdekaan.

“Gerakan ini kemudian dikenal sebagai Resolusi Jihad, yang menjadi dasar perlawanan heroik para santri dan pejuang dalam mempertahankan kedaulatan bangsa, terutama pada pertempuran 10 November 1945 di Surabaya,” tandasnya.

Acara kirab yang berlangsung penuh semangat ini sekaligus menjadi pengingat akan kontribusi besar ulama dan santri dalam sejarah perjuangan bangsa, serta pesan bahwa semangat menjaga NKRI harus terus terpatri dalam diri setiap generasi. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru