Ya Allah, Terima Kasih! Kini 98 KK Terdampak Rob Dapat Bantuan Rumah Gratis

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KAB. PEKALONGAN — Sebanyak 98 kepala keluarga (KK) Dusun Semonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, mendapatkan bantuan rumah gratis, akibat tempat tinggalnya terdampak air pasang (rob).

Mereka mendapatkan rumah tinggal secara gratis di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, atau berjarak sekitar 9,9 kilometer dari tempat tinggalnya yang lama.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengecek progres pembangunan bantuan rumah tersebut, Kamis (3/10/2024). Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 80 persen. Diperkirakan, warga bisa menempati rumah-rumah tersebut pada akhir 2024 ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nana menjelaskan, rumah yang terbangun sudah memenuhi syarat rumah sederhana sehat. Spesifikasi rumah seluas 40 meter persegi, terdapat ruang tamu, dua kamar tidur, dan satu kamar mandi. Konstruksi rumah yang dibangun juga tahan gempa.

Baca Juga :  Tak Sekedar 'Gowes'! Bersama Forkopimda, Pjs Bupati Toba Pastikan Situasi Kondusif Jelang Pilkada 2024

Ditambahkan, relokasi itu dilakukan karena ada 100 KK yang rumahnya terdampak banjir rob. Bahkan, jalan dan jembatan yang menjadi akses kampung tersebut juga terdampak. Tak pelak, warga pun mendesak untuk direlokasi.

Rumah yang dibangun, lanjut Nana, seharusnya untuk 100 KK. Namun, karena 2 KK meninggal dunia tanpa ahli waris, maka rumah yang dibangun diberikan bagi 98 KK.

Pembangunan rumah-rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan banyak pihak. Seperti, Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jateng membangun sebanyak 64 unit, masing-masing unit dianggarkan Rp40 juta.

Pembangunan tersebut juha dibantu biaya tukang atau pengerjaan oleh Pemkab Pekalongan dengan dana Rp15 juta per unit.

Baca Juga :  Politeknik Indonusa Surakarta Dorong Pemberdayaan Perempuan Purwosari Lewat Produk Herbal Lokal di Lahan Terbatas dan Pemukiman Padat Penduduk

Sementara, terang Nana, Kementerian PUPR menyediakan 32 unit rumah, sanitasi, drainase, dan air minum, dengan total anggaran Rp5,9 miliar dari dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Sedangkan Lazismu membangun dua unit rumah.

Pemkab Pekalongan juga memfasilitasi penyediaan dan pematangan lahan komunitas. Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Jateng dan PLN, menyediakan sambungan listrik untuk seluruh rumah. Sedangkan Kementerian ATR-BPN, menyediakan sertifikasi lahan.

“Semuanya saling bersinergi, dalam rangka untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak,” kata Pj gubernur.

Nana berharap, bantuan rumah tersebut bisa memberikan manfaat. Pemprov Jateng berkomitmen melayani masyarakat dengan baik, dan meningkatkan kesejahteraannya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Aduh, Sidang Eks Bupati Pati Sudewo Berujung Chaos! Pendukung Jebol Pagar Pengadilan, Mobil Tahanan Tertahan 1,5 Jam
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Berita Terbaru