Buku Pertautan Muslim Indonesia dan Tiongkok – Sejarah dan Dinamika Akulturasi Dua Bangsa

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Tiongkok dan Indonesia merupakan dua entitas bangsa dan negara yang memiliki jejak historisitas yang panjang dan kompleks.

Di tengah lokus yang luas itu, buku ini menawarkan satu lanskap yang hingga hari ini terus berkembang untuk diteliti dan dieksplorasi oleh para sarjana, yaitu pertautan Muslim Tiongkok di Indonesia; mencakup aspek sejarah, pergulatan para tokoh yang menjadi jembatan penghubung dua bangsa, proses akulturasi, hingga beragam produk kebudayaan yang bisa kita nikmati secara kasatmata hari ini.B

“Open PO Buku Pertautan Muslim Indonesia dan Tiongkok – Sejarah dan Dinamika Akulturasi Dua Bangsa. Penerbit: IRCiSoD, 2024. Tebal: 302 halaman. Harga PO: Rp. 70,000. Pemesanan (WA): 085-173-339-805 / 081-229-326-619”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagaimana peran tokoh Tionghoa—selain narasi besar dari Arab dan India—dalam sejarah masuknya Islam di nusantara, proses relasional apa yang ditawarkan, dan apa produksi kebudayaan dan tradisi yang bisa diketengahkan sebagai hasil pertautan dan pergulatan kedua bangsa?

Buku ini bisa menjadi rujukan dalam meneguhkan pengetahuan yang belum banyak diketahui masyarakat dan sekaligus dapat berkontribusi merevisi distorsi dan stigma terhadap entitas Tiongkok di Indonesia.

Baca Juga :  Jadi Jurnalis, Siapa Takut? Lembaga AR Learning Center Buka Diklat Jurnalistik

Testimoni:
“Buku ini menjelaskan hubungan erat antara tiga unsur penting bagi Indonesia: Tiongkok, Tionghoa, dan Islam. Kumpulan artikel ini ditulis oleh para sarjana Indonesia yang punya minat kuat tentang Tiongkok, masyarakat Tionghoa, dan kaitannya dengan Islam di Indonesia.

Karya ini penting dibaca masyarakat Indonesia karena ia menyajikan keterangan awal soal peran Tiongkok dalam penyebaran Islam dan perjalanan kebangsaan Indonesia, dan jasa masyarakat Tionghoa Muslim dalam Islam Indonesia, termasuk juga dalam bidang politik, budaya, sosial, dan ekonomi.

Buku ini ditulis oleh mereka yang pernah hidup untuk belajar di kampus-kampus Tiongkok dan oleh mereka yang meneliti tentang masyarakat Tionghoa dengan bahasa yang mudah dipahami dan dapat dibaca saat santai.”
(Ayang Utriza Yakin, Peneliti dan Pengajar Tamu di Université Catholique de Louvain, Belgia, dan Sciences Po Bordeaux, Prancis)

“Keistimewaannya terletak pada kemampuannya merekam secara intensif aspek-aspek sejarah, eksistensi dan peran para aktor, proses inkulturasi, hingga penyajian hal ihwal produk kebudayaan yang terbentuk melalui relasi Muslim Tiongkok dan Nusantara.”
(Ismail Fajrie Alatas, Associate Professor Studi Timur Tengah, Islam, dan Sejarah di New York University, Amerika Serikat dan penulis buku ‘What is Religious Authority?’)

Baca Juga :  Dukung Pariwisata, Mbarep Abyasa Line Donasi Satwa Eksotis ke Semarang Zoo

“Karya ini mengajak kita menjelajah dari masa lampau hingga masa kini dalam pertautan dua bangsa besar yaitu Indonesia dan Tiongkok. Dibingkai dengan narasi teoretis yang kukuh, fakta-fakta empiris yang dirajut dalam karya ini menampilkan sejarah, proses akulturasi, peran tokoh hingga produksi kebudayaan yang bisa kita lihat dan rasakan saat ini.”
(Noorhaidi Hasan, Guru Besar dan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

“Hubungan Tiongkok dan Nusantara sudah berlangsung sangat klasik. Jauh sebelum Bangsa Arab apalagi bangsa Eropa menginjakkan kaki di bumi Nusantara. Buku ini, antara lain, merekam tentang fenomena dan dampak positif perjumpaan Bangsa Tionghoa dan aneka ragam suku dan etnis di Nusantara yang patut diapresiasi.”
(Sumanto Al Qurtuby, Dosen Antropologi Budaya di King Fahd University of Petroleum and Minerals, Arab Saudi dan editor buku Tionghoa dan Budaya Nusantara)

***
Penerbit: IRCiSoD, 2024
Tebal: 302 halaman
Harga PO: Rp. 70,000

Pemesanan (WA): 085-173-339-805

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama
Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser
Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City
Muktamar XVI Tapak Suci Sukses, Ogan Ilir dan Perwil Mesir Dorong Kader Kuasai Bahasa Asing
Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?
Collabs! FKUB Kota Semarang-FORPELA Gelar Dialog Perempuan Lintas Agama untuk Semarang yang Harmonis dan Inklusif
PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi
REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Muktamar XVI Tapak Suci Sukses, Ogan Ilir dan Perwil Mesir Dorong Kader Kuasai Bahasa Asing

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB