Workshop DPD BKPRMI Kendal Gali Kepemimpinan Kaum Muda di Era Revolusi Industri 4.0

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Narasumber workshop DPD BKPRMI Kendal, Dr. Ali Martin, S.IP, M.Si.

Narasumber workshop DPD BKPRMI Kendal, Dr. Ali Martin, S.IP, M.Si.

SUARAMUDA, KENDAL – Dalam upaya meningkatkan peran strategis pemuda masjid di era modern, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kendal mengadakan workshop bertempat di Ruang Garuda Hotel Tirto Arum Kendal, Sabtu (28/9/2024) 

Workshop dengan tema “Kepemimpinan Pemuda” ini dihadiri puluhan peserta yang berasal dari berbagai unsur pemuda masjid, termasuk pengurus BKPRMI, perwakilan masjid, dan komunitas pemuda muslim Kendal.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Program Studi Magister Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas), Dr. Ali Martin, S.IP., M.Si. Dalam penyampaiannya, Ali Martin memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang bagi pemuda di tengah revolusi industri 4.0 yang terus berkembang.

Ia menyampaikan bahwa dunia saat ini mengalami perubahan besar akibat perkembangan teknologi digital, dan Indonesia akan sangat dipengaruhi oleh generasi baru yang ia sebut sebagai urban middle-class millennials.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masa depan Indonesia akan sangat ditentukan oleh peran kaum muda yang tergabung dalam kelompok masyarakat urban, kelas menengah, dan generasi milenial,” ujar Ali Martin. Menurutnya, urban middle-class millennials akan menjadi kekuatan pendorong perubahan sosial, politik, dan ekonomi di Indonesia dalam beberapa dekade mendatang.

Ali Martin kemudian menguraikan tiga ciri utama dari generasi ini:

Baca Juga :  DPD BKPRMI Kendal Gelar Program Cuci Sajadah Gratis: Wujud Kepedulian terhadap Kebersihan Masjid dan Mushola Sambut Ramadan

1. Confidence (Kepercayaan Diri): Mereka adalah generasi yang sangat percaya diri, terbuka dalam mengemukakan pendapat, dan tidak segan berdebat di hadapan publik.

2. Creative (Kreativitas): Mereka mampu berpikir inovatif dan kaya akan ide-ide segar, selalu berusaha untuk memecahkan masalah dengan cara yang berbeda dan unik.

3. Connected (Keterhubungan): Mereka aktif bersosialisasi, tidak hanya secara fisik tetapi juga melalui berbagai platform digital, dan mampu berinteraksi dengan baik dalam komunitas mereka.

Ali Martin menegaskan, urban middle-class millennials ini akan menjadi motor penggerak pembangunan bangsa, termasuk dalam lingkup agama dan sosial, serta memiliki tanggung jawab untuk memimpin dengan integritas dan visi yang jelas. “Mereka bukan hanya penonton dalam dinamika perubahan, tetapi pelaku utama yang akan menentukan arah sejarah Indonesia ke depan,” tambahnya.

“Pemuda adalah pilar penting dalam membangun bangsa, dan melalui pemahaman yang lebih baik tentang tantangan di era 4.0, kita dapat mencetak generasi pemimpin yang visioner, inovatif, dan siap menghadapi masa depan,” pungkas Ali Martin.

Workshop ini juga menjadi wadah diskusi interaktif bagi para peserta, yang terlihat antusias menyampaikan gagasan dan pandangan mereka tentang bagaimana pemuda masjid dapat memainkan peran penting dalam komunitas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga :  Wow! Kader terbaik Tapak Suci Ogan Ilir ikuti LKPTS dan UKT Kader PIMWIL III Sumatera Selatan 2024

Diskusi ini tidak hanya membahas teori kepemimpinan, tetapi juga tantangan pragmatis yang dihadapi generasi muda, seperti tekanan ekonomi, sosial media, dan perubahan budaya global.

Ketua Panitia Workshop Nanang Husni Faruq menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu membekali para peserta dengan kemampuan memimpin yang adaptif, sejalan dengan tuntutan zaman. “Kami ingin pemuda masjid di Kendal menjadi pemimpin yang tidak hanya idealis, tetapi juga pragmatis dalam menghadapi tantangan masa kini,” ungkapnya.

Dengan adanya workshop ini, BKPRMI Kendal berharap dapat melahirkan lebih banyak pemimpin muda yang siap mengemban tanggung jawab besar dalam menggerakkan perubahan positif, baik di lingkungan masjid maupun di masyarakat yang lebih luas.


Acara ini pun ditutup dengan refleksi bersama, di mana para peserta merencanakan tindak lanjut berupa inisiatif-inisiatif baru untuk memperkuat peran pemuda masjid dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan komunitas. (Red) 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru