Polrestabes Semarang Gelar Operasi “Bersih-bersih Gangster”, Pemkot Serukan “Jogo Semarang”: Semarang Darurat Gangster!

- Penulis

Rabu, 25 September 2024 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA — Polrestabes Semarang terus melakukan bersih-bersih gengster lewat cara penangkapan para pelaku tawuran serta memburu mereka remaja yang terlibat aksi ‘jagoan’ itu. Walhasil, polisi akhirnya membekuk pentolan gangster Kumpulan Orang Karanganyar (Kokar) 411, gangster dari Muktiharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dikutip dari berbagai sumber, polisi juga sedang memburu pentolan gangster Kansas yang melakukan tarung satu lawan satu menggunakan celurit di Jalan Dr Cipto, Semarang Timur.

“Iya kami menangkap gangster Kokar 411 dari Genuk. Mereka melakukan tawuran dengan gangster Timur Pusat,” jelas Kapolrestabes Semarang, Selasa (24/9/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kasus tawuran tersebut, polisi menangkap tiga tersangka, masing-masing Niko Noval Eka Saputra (23), Muh Rezky Nugroho (21), remaja laki-laki berinisial FAS (16). Sedangkan, satu tersangka bernama Gibran, masih buron.

Aksi tawuran dua gangster ini dimulai dari saling tantang melalui media sosial Instagram. Kemudian, gangster Timur Pusat melakukan penyerangan ke kelompok Kokar, Selasa (16/7/2024), sekira pukul 03.00 WIB.

Sementara, kelompok genk Kokar ternyata telah menunggu gangster Timur Pusat di Jalan Muktiharjo Raya, Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Pertarungan akhirnya tak terhindarkan, mengakibatkan anggota geng Timur Pusat, Leonard Manurung (21), warga Sarirejo, Semarang Timur, mengalami luka bacok.

Baca Juga :  100 Hari Kerja Luthfi-Yasin Program "Speling" Dikabarkan Jadi Andalan Warga Jateng, Benarkah?

“Korban berasal dari kelompok Timur Pusat. Dia harus menjalani rawat inap selama 8 hari di RS Tugurejo karena operasi kepala, telinga kiri, dan lutut kaki kiri,” sambung Kapolrestabes Semarang.

Sumber: Instagram @semarangpemkot

Pemkot Serukan “Jogo Semarang”

Pertarungan antar gangster di Kota Semarang memang bak drama kolosal. Lewat platform media sosial, antargengster terlibat saling tantang yang berujung maut. Tak tanggung-tanggung, senjata tajam dan alat membahayakan lainnya menjadi “senjata” andalan mereka.

Korbannya pun tak hanya anggota gangster yang terlibat pertikaian. Bahkan, masyarakat lain yang kebetulan melintas atau kepergok juga tak luput menjadi sasaran tawuran antar gangster. Salah satunya adalah mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Muhammad Tirza Nugroho Hermawan (21).

Sebagaimana diketahui, Tirza, remaja asal Jepara itu meregang nyawa setelah diserang segerombolan gangster di Taman Sampangan, Jalan Kelud Kota Semarang, Selasa (17/9/2024) dini hari.

Dua hari berlalu dari kasus pembacokan yang menewaskan pria asal Jepara tersebut, polisi telah berhasil meringkus gangster pelaku pembacokan Tirza. Total ada enam orang dari dua kelompok gangster di Semarang yang dibekuk, Kamis (19/9/2024). Dua kelompok itu adalah Allstar dan Witchsel.

Baca Juga :  Bye-bye Non-ASN! Ribuan Pegawai Pemkot Semarang Siap Jadi PPPK Paruh Waktu

Merespon perkembangan gangster yang makin meresahkan, Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan himbauan kepada seluruh warga Semarang untuk ikut serta melakukan program “Jogo Semarang”.

“Kepada seluruh warga Kota Semarang jika melihat atau mengetahuimengetahui, ada warga yang membawa/ menyimpan senjata tajam sarana tawuran dan apabila melihat/ mengetahui gerombolan anak muda/ remaja pesta miras di area publikpublik, dan apabila mengetahui ada gerombolan gangster maupun kelompok balap liar segera laporkan ke aplikasi Libas atau hubungi call centre 112, ” tulis konten dalam akun Instagram Pemerintah Kota Semarang, @semarangpemkot.

“Mari bersama-sama kita jaga Kota Semarang dari kegiatan/ ulah gerombolan yang meresahkan warga Kota Semarang, “lanjut tulisan dalam konten tersebut.

Caption dalam konten tersebut juga berisi imbauan dan ajakan agar warga Kota Semarang melaporkan apabila mengetahui tentang keberadaan dan aktivitaa para gangster.

Imbauan yang dikeluarkan Pemerintah Kota menandakan aktivitas gangster yang meresahkan publik sangat penting untuk diperhatikan oleh seluruh warga. Bisa jadi, “Semarang dalam posisi Darurat Gangster”! Semoga segera teratasi! (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru