Veda Ega Pratama: Pembalap Indonesia yang Acak-acak Rider Eropa di Red Bull Rookies Cup, Cek Profilnya!

- Penulis

Rabu, 11 September 2024 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Begitulah judul berita dalam portal motorplus yang tayang Selasa (10/9/2024). Dari judulnya udah keliatan “sangarnya”. Dan wajar saja, memang nama Veda Ega Pratama kini telah menjadi sorotan fanatik pecinta balap motor di Indonesia.

Motorplus juga menyebut, pembalap Indonesia itu sukses mencuri perhatian di ajang balap Eropa, Red Bull Rookies Cup 2024. Masuk sebagai pembalap rookie atau debutan, Veda Ega bahkan dikatakan mampu bertarung dibaris depan.

Lawannya tidak main-main, seperti pembalap Spanyol, Alvaro Carpe dan Brian Uriarte turun bersama Veda. Puncaknya, ia bisa naik podium ketiga di Race 2 Red Bull Rookies Cup Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga ronde terakhir di Misano, Veda Ega Pratama koleksi 112 poin dan satu podium untuk duduk di posisi delapan klasemen. Tampil memukau di Eropa, lantas siapa sebenarnya Veda Ega Pratama?

Profil Veda Ega

Veda Ega Pratama lahir di Wonosari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 23 November 2008. Remaja yang saat ini berusia 15 tahun merupakan anak dari pembalap nasional Sudarmono. Konon, sang ayah sudah mengenalkan Veda Ega dalam dunia balap motor sejak usia 4 tahun.

Baca Juga :  Bawa Semarang Raih Penghargaan dari PBB, Begini Program SANPIISAN Dinkes Kota Semarang

“Veda sendiri yang minta diajari balap,” kata Sudarmono, seperti dikutip dari pemberitaan MOTOR Plus-online (21/7/2014) lalu.

“Saya bersyukur karena semangatnya Veda berlatih balap cukup tinggi,” sambung pembalap nasional yang akrab disapa Momon itu.

Sebelum terjun di ajang Red Bull Rookies Cup, Veda diketahui telah memiliki karir cemerlang di usia mudanya. Dididik langsung oleh sang ayah di sekolah balap Mons54, Veda Ega Pratama mengikuti ajang balap Astra Honda Racing School dan One Prix 2019.

Pada tahun 2021, Veda Ega Pratama resmi masuk Astra Honda Racing Team Yogyakarta. Ia juga sempat berlaga di Asia Talent Cup (ATC) seri Mandalika 2021 lalu, namun sebagai pembalap wildcard. Lalu, menjadi pembalap reguler pada ATC 2022 dan 2023.

Pada musim 2023 Veda Ega berhasil keluar sebagai juara umum. Usai Asia Talent Cup, Veda berlaga di kejuaraan Red Bull Rookies Cup 2024.

Biasanya pembalap Indonesia yang turun di Red Bull Rookies Cup juga turun di ajang JuniorGP atau CEV Moto3. Tapi karena kepentok soal regulasi baru minimum umur maka Veda Ega Pratama hanya turun di satu ajang balap saja.

Baca Juga :  Keren! Pesawat "Indonesia Airlines" Bakal Mengudara di Indonesia, Jadi Pesaing Baru Garuda?

Fakta menariknya, ada dua sosok pembalap yang diidolai Veda Ega. Pertama adalah Ayahnya, Sudarmono yang juga pembalap dan memiliki titel juara nasional. Kemudian, satu sosok lainnya adalah pembalap MotoGP yang juga membela Honda, Casey Stoner.

Memang bukan sosok yang tidak biasa bagi pembalap remaja, di saat Veda yang baru lahir di tahun 2008, ia sudah mengidolai Casey Stoner. Padahal waktu Casey Stoner juara dunia pertama kali tahun 2007, Veda belum lahir.

“Tapi waktu aku kecil, nonton dia pas masih di Honda (2011-2012) kan jadi juara dunia, terus aku nonton video-videonya dari YouTube,” Veda menjelaskan.

“Selalu bilang sukanya Stoner kalau dari pembalap Honda, soalnya gaya balapnya itu keren banget, Marc Marquez bukan lawannya dah,” lanjutnya.

Pada beberapa kesempatan, Veda memang lebih sering berjumpa dengan Marc Marquez seperti pada kegiatan promosi MotoGP Mandalika dan kegiatan AHM. Maka dari itu, jika naik kelas utama MotoGP, ia ingin bertemu Casey Stoner. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City
Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB