Tingkatkan Daya Saing Pande Besi Koripan, Prodi Keris ISI Surakarta Gandeng Bale Agung Bhumi Gelar Workshop

- Penulis

Jumat, 6 September 2024 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Program studi senjata tradisional Keris Institute Seni Indonesia (ISI) Surakarta berkerja sama dengan Bale Agung Bhumi Koripan, Delanggu Klaten melakukan program pengabdian masyarakat berupa workshop yang sukses digelar pada 8-12 Agustus 2024 lalu.

Bale Agung Bhumi Koripan merupakan yayasan yang ruang lingkupnya sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya Jawa di Koripan, Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Workshop pendampingan dalam pembuatan pisau pamor ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing industri kerajinan besi, khususnya di desa Koripan, Delanggu, Klaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses ini melibatkan berbagai aspek teknis, manajerial, dan pemasaran yang dirancang untuk memberdayakan para pengrajin lokal agar mampu menghasilkan produk yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi tetapi juga memenuhi standar kualitas yang diperlukan untuk bersaing di pasar lokal maupun internasional.

Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk menciptakan ekosistem produksi pisau pamor yang lebih profesional, berkelanjutan, dan kompetitif, serta untuk memberdayakan para pengrajin di Koripan agar mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi yang dapat bersaing di pasar lokal dan internasional.

Baca Juga :  Sino-Nusantara Institute Jembatani Pertemuan Delegasi Pemkot Heze, China dengan Pemkot Semarang

Workshop dan pendampingan ini melibatkan dua dosen Prodi Keris ISI Surakarta, Cahya Surya Harsakya M.Sn. dan Mpu Kuntadi Wasi Darmojo, S.Sn., M.Sn., dua mahasiswa Prodi Keris, Yakobus Kristian dari Bandung dan Lingga Nugraha (praktisi pisau Cirebon) serta satu staf laborat Studio Keris Ki Joko Lelono.

Secara spesifik program ini diharapka dapat meningkatkan kualitas produk untuk mencapai standar kualitas yang lebih tinggi melalui pelatihan teknis dan peningkatan proses produksi. Sehingga produk yang dihasilkan memenuhi harapan konsumen dan dapat bersaing dengan produk serupa dari luar daerah atau luar negeri.

Selain itu juga dapat meningkatkan daya saing di pasar dan memperluas akses pasar dan meningkatkan kemampuan pemasaran produk, baik melalui branding yang kuat, inovasi desain, maupun penggunaan platform digital, untuk menarik minat konsumen baru dan memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga :  'Wong Semarang' Boleh Bangga, Dong! Kabarnya Kabupaten Semarang Raih Peringkat 7 Kabupaten Paling Maju se-Indonesia Versi BRIN

Prodi senjata tradisional Keris membantu dalam memfasilitasi pengrajin untuk berinovasi dalam desain dan fungsi pisau pamor, guna memenuhi selera pasar yang berubah, sambil tetap mempertahankan elemen tradisional yang menjadi ciri khas produk.

Selain itu, juga untuk memperkuat identitas budaya yang melekat pada pisau pamor melalui narasi dan promosi yang efektif, sehingga produk ini tidak hanya dilihat sebagai kerajinan tetapi juga sebagai representasi budaya yang bernilai tinggi.

Melalui pendekatan ini, diharapkan produk pisau pamor dari Koripan dapat menjadi lebih unggul, baik dari segi kualitas maupun daya saing, serta dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pelestarian dan pengembangan kerajinan tradisional Indonesia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru