Mobil Hemat Listrik Mahasiswa Muhammadiyah Sukses Juarai Shell Eco Marathon (SEMA) 2024 Tingkat Asia, Subhanallah!

- Penulis

Selasa, 16 Juli 2024 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Mobil Hemat Listrik Tim Kiyai Haji Ahmad Dahlan (KHAD) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil rebut podium peringkat ketiga pada kejuaraan Shell Eco Marathon (SEMA) 2024 tingkat Asia.

Azizan Masud Alauddin Ketua Tim KHAD Mobil Listrik Hemat Energi mengatakan bahwa sebenarnya ada beberapa tantangan yang dihadapi timnya sebelum mengikuti pertandingan tersebut. Khususnya dalam proses riset mobil listrik, agar bisa membuat mobil listrik yang hemat energi.

“Pada saat riset tantangan yang kami hadapi yaitu cara agar mobil kami bisa mendapatkan hasil sehemat mungkin. Karena itu, kami harus melakukan riset controller, meriset motor agar mencapai performa yang kita inginkan, bobot bodi dan frame yang kami buat seringan mungkin, serta meriset komponen mekanis dalam mobil, “jelas Azizan seperti dikutip daru muhammadiyah.co.id, Selasa (16/7/2024) hari ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedangkan pada saat kejuaraan kami mendapat beberapa tantangan yang harus dihadapi, yaitu tentang bagaimana kami lolos Technical Inspection, memahami sirkuit yang akan kami gunakan, serta strategi yang kami lakukan pada saat perlombaan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Di Forum Internasional, Muhammadiyah Kenalkan Pendidikan Inklusi dan Harmoni di Brasil

Azizan juga menjelaskan bahwa mobil hemat Listrik yang Tim Khad buat masuk dalam kategori prototype kelas battery elektrik. Dengan komponen utama penilaiannya adalah kilo watt hours (kwh).

“Lingsar Proto EV 2 yang dibuat oleh KHAD Eco team sendiri masuk ke dalam kategori prototype kelas battery electric. Dimana pada kelas ini satuan yang digunakan dalam perhitungan hasil untuk penentuan peringkat adalah km/kwh yang artinya dalam 1 kwh mobil tersebut dapat menempuh jarak berapa kilometer,” tutur Azizan

Sementara itu, Arif Wahyu Setyo Budi, Kepala Divisi Center of Student Innovation and Creativity (CSIC) mengungkapkan bahwa hal ini merupakan capaian luar biasa yang patut disyukuri. Khususnya atas semua usaha yang telah dilakukan oleh berbagai pihak yang terlibat langsung dalam pembuatan mobil listrik hemat energy ini.

“Ini merupakan suatu capaian yang sangat luar biasa dan patut kita syukuri atas semua yang telah diusahakan dan diupayakan oleh mahasiswa UMY khususnya dari Fakultas Teknik. Fakultas Teknik terlibat secara langsung dalam riset untuk pembuatan mobil hemat listrik ini, yang terdiri dari 2 prodi Teknik Mesin dan Teknik Elektro,” ungkap Arif.

Baca Juga :  Muhammadiyah Akhirnya Terima Izin Tambang dari Jokowi, Deal!?

Arif menambahkan bahwa salah satu faktor Tim KHAD berhasil meraih peringkat tiga adalah dukungan besar yang diberikan oleh dosen pembimbing dan pihak kampus yang mendukung kebutuhan terkait fasilitas dan pendanaan biaya selama riset pembuatan mobil listrik hemat energi.

Lebih lanjut Arif berharap ke depannya Tim KHAD UMY bisa berprestasi lagi di kejuaraan yang sama dan bisa mengikuti kejuaraan mobil hemat Listrik lainnya, serta memperoleh prestasi terbaik dari capaian-capaian sebelumnya.

“Harapannya ke depan semoga Tim KHAD UMY bisa berprestasi kembali di Tingkat Shell Eco Marathon di Tingkat internasional maupun nasional dan bisa ikut kejuaraan lain yang membanggakan kampus,” harap Arif. (Red)

(Artikel ini telah tayang di muhammadiyah.or.id)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:14 WIB

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Berita Terbaru