Demo Ricuh di Prancis, Pelajar Ingin Bikin Pemerintah Gemetar

Gelombang protes di Prancis memanas akibat mahalnya biaya hidup dan kekecewaan terhadap pemerintah. Aksi pelajar dan pemuda berujung bentrokan, perusakan fasilitas, serta tekanan politik menjelang Pilpres 2027

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Prancis saat demo besar-besaran, Minggu (18/10). Sumber gambar: @zizanio_80

Kondisi Prancis saat demo besar-besaran, Minggu (18/10). Sumber gambar: @zizanio_80

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Jalanan Prancis kembali memanas. Ribuan demonstran turun ke jalan pada Sabtu (17/10/2026), memprotes mahalnya biaya hidup dan kebijakan pemerintah. Aksi ini berujung bentrokan dengan polisi di sejumlah kota.

Di Lyon, sekelompok pemuda membakar kantor pariwisata. Sementara di Marseille dan Lille, demonstran menerobos gedung pemerintahan dan merusak sejumlah fasilitas. Di Paris, massa juga merusak kaca kantor media dan membakar mobil.

Baca Juga :  Festival Tavrida ART: Menyuguhkan Karya Seni 65.000 Lukisan Anak Bertema Pahlawan
Kondisi Prancis saat demo besar-besaran, Minggu (18/10). Sumber gambar: @zizanio_80

Ketua perwakilan pelajar SMA, Ryad Rani, menegaskan bahwa kemarahan rakyat seharusnya membuat pemerintah waspada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah gemetar, dan memang pantas gemetar,” ujarnya, seperti dikutip AFP.

Baca Juga :  Rudal Nuklir AS di Inggris: Benarkah Rusia Masih Jadi Ancaman Utama?
Kondisi Prancis saat demo besar-besaran, Minggu (18/10). Sumber gambar: @zizanio_80

Protes dipicu lonjakan biaya hidup, inflasi, serta kekecewaan terhadap elite politik. Sebagian demonstran juga menyoroti dugaan kekerasan polisi dalam aksi pelajar sebelumnya.

Gelombang protes ini berlangsung menjelang pemilihan presiden Prancis 2027, ketika tekanan terhadap pemerintahan Emmanuel Macron terus meningkat. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Kuliner Indonesia Menggoyang Tver, UMKM Bidik Pasar Rusia
Bawa Nama Indonesia ke Rusia! UNU Yogyakarta Tampil di Forum Dialog Budaya Dunia Islam
RI Gandeng Turki, Qatar, dan Pakistan, Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Eropa Memanas! Demo Prancis Menjalar ke Italia, Belgia dan Negara Tetangga, Toko Dijarah hingga Kota Terbakar
Sekjen PBB Antonio Guterres Sambangi Indonesia, Bakal Bertemu Prabowo: Ada Apa ya?
Kasihan Negara-negara Tetangga RI, Menderita Akibat Karhutla
Bank Dunia dan IMF Kasih Warning soal AI, Fresh Graduate Terancam Susah Cari Kerja?
Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Diplomasi Kuliner Indonesia Menggoyang Tver, UMKM Bidik Pasar Rusia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Bawa Nama Indonesia ke Rusia! UNU Yogyakarta Tampil di Forum Dialog Budaya Dunia Islam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:49 WIB

RI Gandeng Turki, Qatar, dan Pakistan, Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Eropa Memanas! Demo Prancis Menjalar ke Italia, Belgia dan Negara Tetangga, Toko Dijarah hingga Kota Terbakar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Demo Ricuh di Prancis, Pelajar Ingin Bikin Pemerintah Gemetar

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Diplomasi Kuliner Indonesia Menggoyang Tver, UMKM Bidik Pasar Rusia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:28 WIB