SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Peta pengaruh global di Amerika Latin mulai bergeser. China kini mendapat penilaian lebih positif dibandingkan Amerika Serikat dari masyarakat di kawasan tersebut.
Survei Latinobarómetro 2026 menunjukkan 65 persen responden menilai pengaruh China secara positif. Sementara itu, pengaruh Amerika Serikat mendapat penilaian positif dari 57 persen responden.
Perubahan ini tak muncul begitu saja. China dalam beberapa tahun terakhir makin agresif membangun hubungan ekonomi dan diplomatik dengan negara-negara Amerika Latin, termasuk melalui perdagangan dan produk impor yang semakin mudah ditemui masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Temuan ini sejalan dengan survei Pew Research Center yang dilakukan di Argentina, Brasil, Chile, Kolombia, Meksiko, dan Peru.
Di empat negara—Argentina, Chile, Meksiko, dan Peru—masyarakat kini memandang China lebih positif dibanding AS. Di Brasil dan Kolombia, pandangan terhadap keduanya relatif berimbang.
Bagi Washington, perubahan persepsi ini menjadi sinyal penting. China bukan lagi sekadar mitra dagang bagi Amerika Latin, tetapi juga semakin kuat dalam perebutan pengaruh di kawasan yang selama puluhan tahun dianggap sebagai wilayah strategis AS. (Red)













Komentar