Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar

Aliansi Mahasiswa Probolinggo menegaskan aksi sebelumnya bukan akhir gerakan. Massa berencana kembali turun dengan jumlah lebih besar dan mendesak Kapolres serta Dandim menandatangani 10 poin Pakta Integritas

- Penulis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PROBOLINGGO — Aksi mahasiswa di Probolinggo belum selesai. Aliansi Mahasiswa Probolinggo menyatakan siap kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Pernyataan itu disampaikan Hedi, Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan September Hitam Probolinggo. Ia menegaskan, aksi sebelumnya bukan menjadi penutup gerakan, melainkan awal dari aksi lanjutan.

“Aksi kemarin bukan akhir, melainkan awal dari eskalasi yang lebih besar. Saya tegaskan secara lantang selaku Korlap, kami tidak akan mundur satu langkah pun,” kata Hedi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi berikutnya, Aliansi Mahasiswa Probolinggo berencana kembali mendatangi Polres Probolinggo. Mereka juga meminta Kapolres dan Dandim hadir langsung untuk menanggapi tuntutan mahasiswa.

Baca Juga :  Koruptor Timah Rp300 Triliun Hanya Divonis 6 Tahun Gegara Sopan, Pakar Hukum: Tak Bisa Jadi Alasan Dong!

Tak hanya itu, mahasiswa meminta kedua pimpinan tersebut menandatangani komitmen serta 10 poin Pakta Integritas yang mereka bawa.

“Kami akan mengurud Kapolres serta Dandim sampai mereka keluar dan menandatangani langsung komitmen serta 10 poin Pakta Integritas tersebut secara langsung tanpa diwakilkan,” ujarnya.

Pakta Integritas yang dibawa dalam Gerakan September Hitam Probolinggo mengusung tajuk “Menolak Diam, Menjaga Rakyat”.

Isinya antara lain menuntut jaminan perlindungan terhadap hak menyampaikan pendapat, pengamanan aksi secara humanis tanpa kekerasan, serta mekanisme pertanggungjawaban pimpinan apabila anggotanya melakukan pelanggaran hukum serius.

Baca Juga :  Refleksi Pena KPU: Menguatkan Demokrasi dalam Pilgub Jateng 2024

Salah satu klausul bahkan memuat tuntutan agar pimpinan bersedia dicopot dari jabatannya apabila gagal mengendalikan anggota hingga terjadi pelanggaran hukum serius.

Aliansi Mahasiswa Probolinggo menyatakan 10 poin Pakta Integritas tersebut akan kembali menjadi bagian utama tuntutan dalam aksi berikutnya.

Dengan rencana membawa massa lebih besar, mahasiswa memberi sinyal bahwa Gerakan September Hitam di Probolinggo belum akan berhenti. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabinet Prabowo Dirombak Lagi, Pratikno hingga Djamari Chaniago Tergeser
Mimpi Buruk Bangladesh Jadi Kenyataan, Indonesia Mengamuk 9-2
Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!
Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Kabinet Prabowo Dirombak Lagi, Pratikno hingga Djamari Chaniago Tergeser

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Mimpi Buruk Bangladesh Jadi Kenyataan, Indonesia Mengamuk 9-2

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:15 WIB

Foto: CNN Indonesia

KABAR NUSANTARA

Mimpi Buruk Bangladesh Jadi Kenyataan, Indonesia Mengamuk 9-2

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:10 WIB