UK PACT – Dishub Sumut Kolaborasi Kembangkan Transportasi Rendah Karbon dan Ramah Disabilitas di Kawasan Mebidang

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA — Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Sumut) dan UK PACT aktif mendorong pengembangan transportasi rendah karbon yang ramah lingkungan, dan ramah disabilitas, di kawasan aglomerasi: Medan, Binjai, dan Deli Serdang (Mebidang).

Demikian disampaikan Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, dalam acara Achieving Inclusive Low-Emission Mobility in Indonesia, yang digelar oleh UK PACT (UK Partnering for Accelerated Climate Transitions) kerjasama UK PACT Clean Air Asia, dan York University di Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Acara ini membahas langkah-langkah untuk mengurangi pencemaran udara dari sektor transportasi dan juga memastikan seluruh infrastruktur transportasi yang mengakomodir kebutuhan disabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 29% pada 2030, dan bahkan bisa mencapai 41% jika mendapat bantuan dari internasional.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan 23% energi yang digunakan di Indonesia berasal dari energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, pada 2025.

Baca Juga :  AI Centre Resmi Dibuka, Apa Maksudnya? Simak!

Untuk mencapai target ini, pemerintah melakukan berbagai langkah, seperti:
– Meningkatkan kualitas transportasi umum, agar lebih nyaman dan mudah digunakan oleh masyarakat.
– Mendorong penggunaan kendaraan listrik, karena lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin atau solar.
– Mengembangkan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, sehingga lebih banyak orang beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum, serta lebih nyaman berjalan kaki atau bersepeda.
– Memastikan infrastruktur transportasi mengakomodir kebutuhan kaum diasabilitas.

Sebagai perwakilan dari Sumatera Utara, Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, menjelaskan beberapa langkah yang sudah dilakukan Pemprov Sumut di wilayah aglomerasi Mebidang untuk menciptakan transportasi yang lebih baik, yaitu:

Pertama, Menyiapkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang agar masyarakat bisa menikmati transportasi umum yang lebih nyaman, efisien, dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Anggaran Seremonial Rp71,7 Miliar Disorot Kemendagri, TAPA Aceh Dituding Menyimpang dari RPJMA dan Mengkhianati Rakyat

Kedua, Mendorong pembentukan lembaga khusus yang bertugas mengatur dan mengelola sistem transportasi supaya lebih tertata dan terintegrasi.

Ketiga, Melibatkan masyarakat dan komunitas disabilitas dalam perencanaan kebijakan transportasi, sehingga bisa lebih sesuai dengan kebutuhan penyandang disablitas yang menggunakan transportasi.

Terakhir, Mencari sumber inovasi pendanaan, agar pembangunan transportasi ramah lingkungan bisa terus berjalan tanpa bergantung pada anggaran pemerintah saja.

Sebagai contoh beberapa tahun terakhir Pemprovsu mendapatkan pembiayaan hibah luar negeri dari Pemerintah Prancis, Korea Selatan dan Inggris termasuk AFD dan World Bank.

Dishub Sumut berharap acara ini dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam membangun sistem transportasi yang lebih bersih, nyaman, dan inklusif.

Dengan kerja sama yang baik, harapannya target pengurangan polusi bisa tercapai dan masyarakat dapat menikmati transportasi yang lebih baik di masa depan. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB