Janji Manis Purbaya: Ekonomi Tumbuh Dekati 6 Persen

Di tengah demo, perang Iran, dan sorotan lembaga internasional, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada paruh kedua 2026 bisa mendekati 6 persen.

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keungan Purbaya Yudhi Sadewa (gambar: Antara, CNN Indonesia)

Menteri Keungan Purbaya Yudhi Sadewa (gambar: Antara, CNN Indonesia)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG— Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mungkin menjadi menteri keuangan paling “apes” yang pernah ada.

Di tengah demo besar-besaran, sentimen negatif dari lembaga pemeringkat internasional, hingga pecahnya perang Iran, ia mengklaim ekonomi Indonesia tetap mampu bertahan.

Pengakuan itu disampaikan Purbaya saat menceritakan pengalamannya dalam forum internasional yang dihadiri para pejabat World Bank dan International Monetary Fund pada April 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bilang kepada mereka, mungkin saya adalah menteri paling tidak beruntung di dunia,” ujar Purbaya dalam acara GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga :  Purbaya Bakal Denda Impor Baju Bekas Ilegal, Apa Kabar Bisnis Thrifting?

Meski dihantam berbagai tekanan, Purbaya menegaskan fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh berkat kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang dinilai solid.

Menurutnya, di tengah ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi global, Indonesia masih mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen.

Capaian itu, kata dia, membuktikan bahwa ekonomi nasional jauh lebih kuat daripada berbagai prediksi pesimistis yang selama ini beredar.

Purbaya bahkan menilai sejumlah lembaga internasional telah keliru membaca kondisi ekonomi Indonesia. Ia optimistis paruh kedua tahun 2026 akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum

“Saya akan buktikan kepada mereka bahwa mereka salah. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama dan kedua memang sedikit melambat, tetapi saya pastikan pada paruh kedua tahun ini ekonomi Indonesia bisa tumbuh mendekati 6 persen,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal optimisme pemerintah di tengah tantangan global yang masih membayangi. Kini, publik tinggal menunggu apakah target pertumbuhan yang mendekati 6 persen benar-benar bisa diwujudkan atau hanya menjadi janji manis pemerintah. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB